Pesantren Ramadhan Berakhir, Walikota Lega

Sekdako Benni Warlis ketika memberikan pencerahan pada kegiatan Pesantren Ramadhan di Masjid Muslimin Labuh Baru.

Sekdako Benni Warlis ketika memberikan pencerahan pada kegiatan Pesantren Ramadhan di Masjid Muslimin Labuh Baru.

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Berakhir sudah kegiatan Pesentren Ramadhan pelajar di Payakumbuh, Selasa (14/7). Seluruhnya, 33 ribu pelajar SD/MI, SMP/MTs/SMA/SMK/MA, menyelesaikan masa pendidikan Islami-nya pada 72 masjid di kota ini. Walikota Riza Falepi bersama  Wawako H. Suwandel Muchtar dan Sekdako H. H. Benni Warlis, MM, menutup kegiatan religi itu, secara terpisah pada tiga masjid berbeda. Kegiatan berlangsung sejak 4 Juli 2015.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi menutup Pesentren Ramadhan di Masjid Padang Tinggi, Wawako Suwandel Muchtar di Masjid Kelurahan Talang dan Sekdako H. Benni Warlis di Masjid Parak Betung, ketiganya di Kecamatan Payakumbuh Barat.

“Saya sangat senang dan lega, kegiatan Pesentren Ramadhan diseluruh masjid berjalan lancar, aman dan nyaman sebagaimana diharapkan,” kata walikota.

Dikatakan walikota, program Pondok Pesentren Ramadhan itu akan dipertahankan terus, karena dinilai mampu membentuk kepribadian pelajar menjadi manusia yang berakhlak mulia. Sepanjang kegiatan, seluruh pelajar melakukan ibadah yang sangat mulia.

Diawali dengan shalat berjemaah, kemudian membaca dan menghafal Alqur’an, pencerahan agama melalui tausyiah penceramah serta menguji kemampuan pelajar dalam kegiatan keagamaan lainnya, seperti penyelenggaraan jenazah dan khotbah Jum’at. Pesantren Ramadhan membuat syiar agama di Payakumbuh  semarak, dari subuh hingga sore dan malam hari.

Ketua MUI Payakumbuh H. Mismardi, BA, memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Payakumbuh, yang bersinergi dalam menggelar Pesantren Ramadhan itu. Harapannya, ke depan penyelenggara terus mencari inovasi baru, sehingga tidak terkesan monoton.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*