Pesantren Ramadhan Penguatan Akhlak, Perlu Peran Orangtua

Penguatan Akhlak: Kadisdik Desmon saat menyampaikan amanat Walikota Hendri Arnis di depan 500 peserta Pesantren Ramadhan SMAN 1 Padangpanjang.

Penguatan Akhlak: Kadisdik Desmon saat menyampaikan amanat Walikota Hendri Arnis di depan 500 peserta Pesantren Ramadhan SMAN 1 Padangpanjang.

Advertisements

Padangpanjang,PADANGTODAY.com-Sebanyak ribuan peserta didik dari seluruh tingkatan sekolah di Padangpanjang, resmi mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan setelah dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota setempat di Masjid SMAN 1 Padangpanjang, berakhir Jumat (26/6) kemarin pagi.

Kadisdik Padangpanjang, Desmon saat menyampaikan amanat Walikota berharap seluruh peserta pesantren Ramadhan yang digelar di masing-masing sekolah dapat terlaksana dengan maksimal. Melalui pendidikan akhlak yang diberikan selama pesantren kilat tersebut, meski hanya dalam waktu singkat diharapkan mampu mempertebal iman dan taqwa (imtaq) generasi peserta didik di kota berjuluk Serambi Mekkah itu.

Terkait materi yang difokuskan dalam kegiatan pesantren Ramadhan kali ini, Desmon mengungkapkan terfokus pada penguatan aqidah akhlak peserta didik di seluruh tingkatan. Khusus bagi siswa tingkatan Menengah Atas (SMA/SMK), materi pesantren Ramadhan juga menyentuh pada pembekalan tentang kenakalan remaja.

“Secara umum materi yang diberikan selama pesantren terhadap peserta dari seluruh tingkatan sekolah, yakni menyangkut penguatan aqidah akhlak. Khusus bagi peserta didik tingkat SMA/SMK, materi berkaitan dengan tingkat kenakalan remaja dan lainnya,” ungkap Desmon kepada Padang Today diruangan kerjanya.

Meski materi pesantren yang diberikan terhadap peserta cukup padat dan kuat sebagai pembekalan karakter terkait imtaq dan akhlag, namun tidak terlepas dari peran aktif para orangtua. Diharapkannya, melalui pengawasan dan keteladanan yang diberikan orangtua di rumah, akan memberikan dampak baik terhadap penguatan akhlak anak.

“Baik masyarakat maupun orangtua dalam hal ini sangat kita harapkan untuk turut mendukung upaya penguatan akhlak peserta didik di kota ini. Hanya dengan peran banyak pihak, anak-anak kita dapat dijauhkan dari kenakalan remaja,” harapnya.

Sementara terkait peserta pesantren Ramadhan yang ikut kali ini, masing-masing kelas 4,5 SD, 7,8 SMP dan 10,11 SMA. Berdasarkan jumlah sekolah negeri dan swasta, yakni 40 SD, 10 SMP dan 11 SMA, dengan total peserta lebih kurang 2 ribu peserta didik dari seluruh sekolah yang ada di daerah ini. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*