Petani dan Pengrajin Aua Kuniang Terima Bantuan Tanaman Bambu

Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kelurahan Kubu Gadang, Koto nan Ampek di Kecamatan Payakumbuh Utara oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Rabu (27/7).

Ilustrasi: Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kelurahan Kubu Gadang, Koto nan Ampek di Kecamatan Payakumbuh Utara oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Rabu (27/7).

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Guna memelihara sepanjang aliran Batang Sikali di Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, dari ancaman bahaya abrasi, Pemko Payakumbuh melalui Kantor Lingkungan Hidup, memberikan bantuan ratusan tanaman bambu dan tanaman buah-buahan untuk kelompok tani dan masyarakat setempat.

Bantuan yang dimaksud diserahkan Walikota Payakumbuh, H. Riza Falepi bersama Ketua DPRD H. YB. Dt. Parmato Alam, Wakil Ketua DPRD H. Suparman,  kepada perwakilan kelompok tani dan warga dalam acara di halaman kantor kelurahan Sawah Padang Aur Kuning, Rabu (5/10). Acara ini juga dihadiri Camat Payakumbuh Selatan Doni Prayuda, lurah dan tokoh masyarakat setempat.

Tanaman bambu dan buah-buahan, seperti dilaporkan Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Prima Yanuarita, akan banyak membantu pengrajin anyaman bambu setempat dalam mengembangkan industrii rumah tangga warga. Saat ini, pengrajin bambu di kelurahan Sawah Padang Aur Kuning,  kewalahan mencari tanaman bambu untuk diolah menjadi anyaman. Sehingga, modal usaha menjadi besar.

“Ada sekitar 400-an bibit tanaman ini yang kita berikan buat warga setempat, guna ditanam di sepanjang aliran Batang Sikali,” kata Prima.

Sementara, tanaman buah-buahan, katanya, akan memberikan manfaat bagi warga dalam menambah pendapatan keluarga. Makanya, tanaman yang diberikan adalah yang digemari masyarakat banyak, seperti mangga, kalengkeng, manggis, durian dan sirsak madu. Total tanaman buah-buahan yang diserahkan 100 lebih batang.

Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dalam sambutannya mengharapkan tanaman yang diberikan dapat dipelihara dan dikembangkan dengan baik. Sehingga tanaman ini dapat menjadi solusi ke depan.

“Di samping menambah keindahan dan memelihara sungai dari abrasi, tanaman ini dapat menjadi sumber olahan atau bahan dasar, serta penambah income bagi petani dan pengrajin,” ujar Walikota.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*