PKB Ramah Tamah, Febby Dt Bangso: Lawan Lupa! Wabup Ferizal Ridwan Instruksikan Rembuk Nagari

PKB Ramah Tamah, Febby Dt Bangso Lawan Lupa! Wabup Ferizal Ridwan Instruksikan Rembuk Nagari

PKB Ramah Tamah, Febby Dt Bangso Lawan Lupa! Wabup Ferizal Ridwan Instruksikan Rembuk Nagari

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati tidak oleh lupa dengan masyarakatnya. Mari melawan lupa. Sebab, Limapuluh Kota adalah gudang sejarah perjuangan yang banyak terkena problema lupa. Jangan lagi ada Syafruddin Prawiranegara yang seperti dilupakan sejarah bangsa.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Febby Dt Bangso memberikan sambutan dalam Ramah Tamah, Syukuran, dan Berbuka Puasa Bersama PKB Limapuluh Kota di Kuraya Resto Sarilamak, Minggu (3/7/2016).

Kehadiran masyarakat yang berjibun di tempat berbuka puasa bersama itu, yang terdiri dari para pengurus partai, para wali nagari dan perangkat, guru, kyai, pimpinan khalakah, keluarga besar Balai Wartawan serta kalangan pemuda sangat dihargai oleh Febby Datuak Bangso.

Selain Febby Dt Bangso, juga duduk di depan hadirin, Ketua DPC PKB Limapuluh Kota yang juga Wakil Bupati Ferizal Ridwan, serta anggota DPRD dari PKB, Amril Bey dan Sekretaris PKB Limapuluh Kota Mainanda. Febby Dt Bangso mengatakan dukungan terhadap kader-kader PKB Limapuluh Kota sudah sangat luar biasa.

”Jangan sampai ada kader yang ditinggalkan konstituen, sebab lupa ini. Mudah-mudahan kepala daerah yang kita usung dan dukung ini, Bupati dan Wakil Bupati tidak masuk kelompok lupa,” ujar Febby Dt Bangso serius.

Nama Profesor Ganefri pun disebut-sebut Febby Dt Bangso sebagai keistimewaan Limapuluh Kota. Anak nagari, Prof Ganefri kini Rektor Universitas Negeri Padang.

Sementara itu, Wakil Bupati Ferizal Ridwan, mengatakan bahwa 50 Wali Nagari yang telah terpilih akan dilantik bersamaan oleh Bupati 14 Juli 2016 mendatang. Sedang 2 lagi masih harus menunggu masa jabatan habis.

Menyoal pembangunan nagari, Buya Feri, paggilan akrab sang Wabup, berkewajiban untuk pengusulan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari selama 6 tahun ke depan. Maka, sinkronisasi antara RPJM Kabupaten yang 70 persennya berisikan visi dan misi kepalka daerah harus dilakukan dengan RPJM Nagari.

”Maka, untuk itu, sesuai amanat UU Desa harus dilakukan Rembuk Nagari. Kita ubah tradisi perhelatan Wali Nagari yang telah dilantik dengan Rembuk Nagari melibatkan semua unsur masyarakat, agar pembangunan terarah dan sinkron,” ujar Buya Feri lagi.

Kepala daerah harus jadi narasumber atau pemateri bagi Rrembuk Nagari. Agar, bisa berdiskusi masyarakat. Tidak lagi hanya seremonial, gunting pita.

Dialog singkat, yang disampaikan oleh hadirin, menyoal gambir yang sudah Rp54 ribu dari Rp11 ribu per kilogram. Masalahnya, gambir masih ada yang bercampur tanah. Untuk ini Wakil Bupati mengatakan akan segera membentuk Satgas Gambir.

Soalan sinkronisasi nagari yang sedang berpemerintahan pun akan dilakukan. Wali Nagari Simpang Sugiran Iswaris Chan sudah bekerja selama 2 tahun. Wakil Bupati menjawab singkat, pun segera harus mensinkronkan dengan RPJM Kabupaten.

Soalan ketiga yang disebutkan oleh hadirin, bahwa bermohon diperhatikan juga Surau-surau tarikat dan Pondok-Pondok Pesantren, dijawab Buya Feri, wajib. Sebab, konten utama, sekitar 60 persen RPJMD Limapuluh Kota berisikan pendidikan. Keberhasilan pembangunan diukur dan dilandaskan dari keberhasilan pendidikan.

”Peran pemuda, akan ditingkatkan. Disesuaikan dengan aturan pemerintahan. Program Satu Jorong, Satu Karang Taruna akan digeber segera!” Wakil Bupati Ferizal Ridwan yang sekaligus Ketua DPC PKB Limapuluh Kota menegaskan.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*