PLTA Maninjau Dinilai Kurang Peduli Penanaman Pohon di Sekitar Danau

 

Advertisements

AGAM, PADANGTODAY.com-Kepedulian pihak PLTA Maninjau yang beroperasi di Kecamatan Tanjungraya Kabupaten Agam dinilai kurang memperdulikan dampak lingkungan, salah satunya perhatian dan dukungan mereka terhadap upaya penghijauan kawasan hutan di perbukitan sekitar Danau Maninjau, padahal fungsi hutan disekeliling danau Manunjau sangat penting, seperti untuk penyangga atau tangkapan air sehingga debit air di danau maninjau tidak terganggu.

Hal tersebut seperti dikatakan oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Kabupaten Agam, Ir. Yulnasri, MM. Menurutnya Pihak Pemda Agam telah berulang kali melayangkan surat agar pihak PLTA Maninjau berkoordinasi dengan Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam.

“Pemkab Agam sudah melayangkan surat kepada manajemen PLTA maninjau, mengenai kerjasama untuk melakukan reboisasi atau penanaman pohon dikawasan hutan salingka danau, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan atau balasan surat dari pihak PLTA, hal tersebut sangat kita sayangkan” ujar Yulnasri.

Yulnasri menambahkan , dalam surat yang dilayangkan ke pihak PLTA tersebut, Pemda Agam meminta pihak PLTA untuk berpartisipasi mendukung program penghijauan di sekeliling danau maninjau. Agar program tersebut tepat guna, maka disarankan agar pihak PLTA berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam.

Sementara itu, Pihak PLTA Maninjau ketika dimintai konfirmasi mengenai kurang kontribusinya pihak PLTA dalam program pennghijauan disekeliling danau maninjau, Dasril selaku Manajemen PLTA Maninjau membantah bahwa pihaknya tidak peduli terhadap lingkungan di danau maninjau.

” kami telah melakukan penanaman langsung pohon di sekitar danau maninjau dengan melibatkan wali nagari setempat, namun untuk tidak melibatkan pihak Dishutbun Agam memang kami akui, pasalnya Walinagari kan sudah mewakili Pemerintahan daerah” ujar Dasril.

Sekretaris Badan Pengelolaan Kelestarian Danau Maninjau (BPKDM), Kasman, membenarkan bahwa pihak PLTA pernah memberikan bantuan bibit pohon untuk ditanam di sekitar danau Maninjau, namun bantuan yang melalui walinagari.

” Kami selaku lembaga BPKDM menilai bantuan atau kontribusi penghijauan kawasan hutan di sekitar danau maninjau belum ideal, karena banyak bibit yang diserahkan ke pihak nagari ketika ditanam banyak yang tidak tepat sasaran lokasinya , sehingga mengakibatkan pohon tersebut tidak bertahan lama” ujarnya.

Kasman berharap, pihak PLTA berkoordinasi dengan pihak terkait, baik dari Pemerintah daerah maupun dari Lembaga di Nagari sehingga dapat bersama-sama menghijaukan lokasi-lokasi yang telah kritis akibat faktor bencana alam atau ulah tangan manusia.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*