PNPM Mandiri Pedesaan Untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Meningkatkan Sumber Daya Manusia

 

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Agam. Drs Welfizar.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Agam. Drs Welfizar.

AGAM, PADANGTODAY.com-Program NasionalPemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) dapat mengurangi angka pengangguran dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Menurut Bupati Agam Indra Catri, PNPM Mandiri Pedesaan bertujuan untuk penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan sumber daya manusia. Saat ini, Program- program tersebut sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita di Kabupaten Agam sangat bersyukur dan berterima kasih atas pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan. Selama delapan tahun pelaksanaan kegiatan ini, sejak tahun 2007 sampai tahun 2014, kita telah menerima kucuran dana BLM PNPM Mandiri Perdesaan sebesar Rp 168.485.310.000,” Ujar Indra Catri, “Bupati Agam.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 154.802.810.000 atau 91,88 persen berasal dari sumber APBN, sementara alokasi yang disediakan dari sumber APBD Kabupaten Agam sebesar Rp 13.682.500.000 atau 8,12 persen.

Bupati menambahkan, dana sebesar Rp 168.485.310.000 tersebut digunakan untuk pembangunan fisik sebesar Rp 138.800.000.000 atau sekitar 82,42 persen. Seperti untuk pembangunan dan rehab jalan, dam jalan, pasang bronjong, jembatan gantung, saluran irigasi dan lainnya.

Selain untuk pembangunan fisik, dana tersebut juga digunakan untuk pembangunan non fisik berupa beasiswa, honor guru, pelatihan, peningkatan usaha ekonomi, produktif dan simpan pinjam
perempuan sebesar Rp 29.600.000.000 atau 17,58 persen.

Selama delapan tahun itu, jumlah swadaya masyarakat mulai dari tenaga, material dan uang sebesar Rp 5.225.448.000. Sementara swadaya lahan masyarakat sebesar Rp 37.248.712.950.

“Kita mengharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkannya dan terus menjaga semua pembangunan yang telah di lakukan, ” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Agam. Drs Welfizar mengatakan, PNPM merupakan salah satu mekanisme program pemberdayaan masyarakat dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui perluasan kesempatan kerja masyarakat, termasuk masyarakat miskin sebagai pengambil kebijakan dan pelaku pembangunan, proses pembelajaran, kemandirian dan keberlanjutan.

“Kontribusi PNPM dalam hal menurunkan angka kemiskinan juga dapat dilihat dalam kegiatan perekonomian masyarakat melalui kelompok simpan pinjam perempuan (SPP), dimana setiap kelompk SPP, harus memiliki anggota dari keluarga tidak mampu serta serapan tenaga kerja dalam setiap kegiatan fisik PNPM, sebanyak 51,9 persen harus berasal dari rumah tangga miskin, “ujarnya.

Selain itu, lima pembangunan fisik di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam yang di bangun melalui PNPM MP tahun 2014, sudah diresmikan Pemakaiannya oleh bupati Agam, Indra Catri, Rabu (24/12) kemarin.

Camat Palembayan, Aryati mengatakan, bahwa untuk kegiatan fisik, Kecamatan Palembayan pada 2014 mendapatkan kucuran dana untuk 5 kegiatan fisik yang tersebar di 5 Nagari. Kegiatan fisik
itu adalah 3 ruas jalan menuju pemukiman, sebuah pasar dan jembatan.

“Total dana untuk 5 kegiatan fisik itu adalah 1,2 miliar, “ujar Aryati.

Dia menambahkan, secara keseluruhan, pelaksanaan ke 5 kegiatan fisik di Palembayan berjalan dengan lancar. Kata dia masyarakat Palembayan bersama TPK masing-masing program, sukses melaksanakan pembangunan tersebut. Bahkan, swadaya masyarakat untuk ke 5 kegiatan itu, berjumlah cukup besar.

“Total swadaya masyarakat untuk kelima kegiatan tersebut mencapai 50 juta, ini membuktikan bahwa masyarakat Palembayan sangat mendukung program tersebut, “tambahnya.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*