Guru Cabuli Beberapa Siswinya

Lustrasi Korban Pencabulan.

Lustrasi Korban Pencabulan.

Tanah Datar, PADANGTODAY.com-Masih seputar cabul, Polres Tanah Datar kembali melakukan penahanan terhadap AS , S.pd.I (28) seorang PNS yang merupakan guru salah satu SMPN di Tanah Datar.

“Tersangka ditangkap pada hari Sabtu tanggal 22 September 2014 sekitar pukul 11.00 WIB di rumahnya tanpa ada perlawanan berdasarkan surat : SP.KAP/56/XI/2914/ reskrim tanggal 22 November 2014”, tegas AKP Wahyudi Kasat Reskrim Tanah Datar.

Kapolres Tanah Datar melalui Kasat reskrim Tanah Datar menjelaskan, kejadian ini terjadi sekira bulan Oktober 2013 sampai dengan saat ini, pelaku sering melakukan perbuatan cabul terhadap beberapa anak didiknya.

Untuk menyembunyikan perbuatan bejatnya selama setahun ini, AS melakukan pengancaman kepada para korbannya, para siswi-siswi yang baru berusia belasan tahun ini di ancam agar menuruti kemauan AS, termasuk juga ancaman untuk tidak melaporkan kepada siapa pun, dan bila para murid ini tidak patuh dan berusaha menceritakan perbuatannya kepada siapapun, maka mereka akan diberi nilai merah untuk mata pelajaran.

“Perbuatan AS yang telah berlangsung hampir lebih satu tahun ini dilakukan pada saat proses belajar,” ujar Wahyudi.

Berdasar laporan 2 orang tua korban LP /183/k/XI/2014/spkt, tanggal 22 November 2014, dalam perkara tindak pidana cabul terhadap anak dibawah umur, polres Tanah Datar akhirnya dapat menciduk Guru bejat ini, terbongkarnya kasus yang selama hampir lebih satu tahun dilakukan AS, karena para siswi ini tidak tahan lagi dengan tindakan a moral yang dilakukan guru mereka, para anak didik yang di perlakukan tidak senonoh ini melaporkan perbuatan AS kepada guru lain dan kepala sekölah.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan korban maupun tersangka , korban diperkirakan bukan hanya dua orang, tapi 12 orang dan saat ini tersangka sudah kita amankan dipolres Tanah Datar guna pengembangan dan penyidikan lebih lanjut”, tambah AKP Wahyudi. (romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*