Polda Sumbar Tes DNA Keluarga Korban Tenggelam

 

Padang, Polda Sumbar melakukan tes DNA keluarga pada tiga orang pemancing kapal tenggelam ketika memancing ikan di perairan Kota Padang.

“Keluarga pemancing tenggelam diminta untuk menjalani tes dna,”kata Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto di Padang.

Menurut dia,tes dna dilakukan langkah-langkah presedur dilakukan pada masyarakat yang hilang kemungkinan bis ditemukan untuk dilakukan pencocokan indentitas korban, bisa dilakukan dengan pencocokan sampel darah, baju yang dipakai korban.

“Upaya pembuktian dari pihak kepolisan bila tiga orang tersebut ditemukan meninggal dunia,”ungkap dia.

Toni menyebutkan, hingga saat ini tiga pemancing kapal tenggelam belum ditemukan tim SAR gabung.

“Tim SAR gabungan dibantu nelayan terus mencari tiga orang pemancing dimana kapal tenggelam dihantam ombak disertai angin kencang terjadi pada Minggu (21/6),”ucap dia.

Tim sar gabungan menyisisiri perairan Kota Padang guna mencari tiga orang pemancing ketika kapal tenggelam akibat dihantam ombak disertai angin kencang.

Sementara itu Kombes Pol dr Sucipto Kabid Dokkes Polda Sumbar menyebutkan, Dokkes Polda Sumbar menurunkan sejumlah tenaga medis untuk melakukan tes DNA pada keluarga korban tenggelam.

“Dokkes diposko pencarian korban tenggelam menurunkan tenaga kesehatan untuk melakukan tes dna,”kata dia.

Tes DNA dilakukan Biddokes Polda Sumbar guna antisipasi saja bila korban tenggelam ditemukan dalam kondisi meninggal dunia wajah tidak dikenali.

“Ini antisipasi saja, jenazah korban tenggelam tidak kenali wajahnya sehingga dicocokan dengan DNA kelurga korban,”ungkap dia.

Dirditpolairud Polda Sumbar, Kombes SM Hasibuan menyebutkan, peristiwa itu berlangsung Minggu, (21/6). Sekitar 17 orang masyarakat memancing di perairan Gosong Gadang Kota Padang. Karena mesin kapal mengalami macet, salah seorang dari mereka meminta kapal bantuan untuk menjemput.

Kapal penjemput berisikan tiga kru pun datang. Kemudian dipindahkan 10 orang pemancing ke kapal bantuan tersebut. Sisanya tujuh orang pemancing dengan tertatih berhasil sampai ke Pelabuhan Muaro Padang.

Sayangnya, lanjut dia kapal penjemput berisikan 13 orang belum sampai ke darat. Setelah dilakukan penyisiran ditemukan 10 orang berhasil diselamatkan. Tiga orang lagi belum ditemukan,”sebut dia.

Polairud bersama Basarnas, TNI AL dan Kelompok nelayan melakukan penyisiran pencarian tiga orang yang belum ditemukan tersebut.

“Mereka yang selamat itu dibawa kerumah sakit terdekat. Saat ini dua kapal berangkat mencari tiga orang masyarakat belum ditemukan itu. Dan keluarga korban setiap hari di posko ini berharap orang yang mereka sayangi dapat ditemukan,”pungkas Hasibuan.

Tiga orang pemancing dalam pencarian yakni Yudi Trianda umur : 30 tahun, Pekerjaan Rental Mobil, Ridwan Gazali umur 60 tahun, Sandri Hadiatul Khair umur 36 tahun,pekerjaan swasta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas