Polhut Agam Kembali Temukan 3,2 kubik Kayu Hasil Ilegal Logging dari Hutan CA

Polres Agam turunkan 207 personil amankan jalannya TdS Kotak Masuk x  Martunis Rashed  6 Jun ke saya, rezka  Kepolisian Resor Agam akan menurunkan sekitar 207 orang personil untuk pengamanan ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak (Td) di etape IV yang memulai start di Kota Bukittinggi dan finish di Puncak Lawang Kabupaten Agam pada hari Selasa tanggal 10 Juni nanti. " Kita menurunkan sebanyak 207 orang personil dari Polres Agam yang dibantu Polsek-Polsek dari wilayah hukum polres Agam untuk mengamankan jalannya TdS Di Agam. Kita akan menempatkan petugas kita di rute-rute yang akan dilalui pembalap, khususnya di persimpangan jalan dan kawasan kelok 44 " ujar AKBP Asep Ruswanda, Kapolres Agam kepada padangtoday.com, Jumat(8/6) di Lubukbasung. Ia menambahkan, nantinya tim pengamanan dari polisi juga akan dibantu dari intsansi terkait yang ada di Pemkab Agam dan TNI, seperti personil Dinas Perhubungan ,personil Satpol PP, serta dari personil  Kodim. Selain itu kapolres juga meminta kepada Pemkab Agam untuk menyediakan alat berat , truck  dan mobil derek yang di persiapkan untuk mengantisipasi apabila ada pohon yang tumbang di kawasan kelok 44. Kapolres juga menghimbua kepada masyarakat Agam yang menyaksikan event balap sepeda internasional yang melewati beberapa kecamatan di Agam sampai finish di Puncak Lawang, agar tertib, serta tidak menyeberang jalan sembarangan saat para pembalap melewati rute yang telah ditentukan, selain itu ia juga meminta kepada para orang tua agar menjaga anak-anaknya saat menonton TdS sehingga event balap sepeda tersebut sukses di Agam.

Petugas tengah memusnahkan kayu hasil ilegal logging

Agam, PADANGTODAY.com – Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam, kembali mengamankan sebanyak 3.2 kubik kayu hasil penebangan dari hutan Cagar Alam (CA) di Jorong Pematang Panjang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Rabu (4/6).

Personil Polisi Kehutanan Agam yang dibantu oleh personil Kepolisian resor Agam mendatangi lokasi setelah mendapat laporan masyarakat bahwa ada tumpukan kayu di pinggir hutan, kemudian tim gabungan tersebut langsung mengecek tumpukan kayu dan ditemukan kayu jenis meranti sebanyak 97 batang atau 3,2 meter kubik dengan panjang sekitar 4,5 meter.

Karena lokasi penemuan tumpukan kayu tersebut tidak dapat ditembus oleh kendaraan roda empat, serta menyulitkan petugas untuk membawa barang bukti kayu ke markas polhut, sehingga Polhut Agam yang di pimpin oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Kabupaten Agam, Ir. Yulnasri bersama personil kepolisian mengambil inisiatif untuk memusnahkan kayu tersebut ditempat dengan cara memotong kecil-kecil balok kayu dengan alat pemotong kayu (chainsaw).

“Tumpukan kayu ini tidak diketahui pemiliknya, karena pada saat kita temukan tidak ada seorangpun di TKP, namun petugas kita telah mengantongi identitas pemilik kayu dan saat ini tengah di selidiki oleh pihak kepolisian,” ujar Yulnasri, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan kepada padangtoday.com, Kamis (5/6) di Lubukbasung.

Saat ini pihaknya tidak henti-hentinya melakukan razia terhadap maraknya illegal loging di Kabupaten Agam, karena sangat berdampak bagi masyarakat, apalagi saat musim penghujan ditambah dengan gundulnya hutan akibat penebangan liar dapat memicu terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. (martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*