Polisi Dan Rutan Batusangkar Tanda Tangani MoU Pemberantasan Narkoba

Fhoto : Polres Tanah Datar dan Rutan Kelas IIB Batusangkar tanda tangani MoU pemberantasan narkoba di rutan, Rabu (11/04/18).(ddy

Advertisements

TANAH DATAR, www.padang-today.com,-
Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas bubuhkan tanda tangan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres Tanah Datar dengan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Batusangkar, Rabu (11/04/18) di Batusangkar tentang pemberantasan narkoba.

Penandatanganan yang disaksikan oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tanah Datar Zuldafri Darma, Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar Wiwid Feryanto Rahardian, Kepala Kesbangpol Irwan, Humas Pengadilan Negeri Batusangkar Asnul Fuad pihak Kejaksaan dan Para Kasat di lingkungan Polres Tanah Datar serta para penghuni rutan.

Bayuaji dalam sambutannya mengatakan, penanda tangani nota kesepakan antara kepolisian dengan Rutan Batusangkar adalah bentuk kesepahaman dalam pemberantasan narkoba di dalam rutan.

Menurut Bayuaji, masing-masing pihak memiliki peran dalam pemberantasan narkotika yang saat ini sudah masuk kedalam rutan. Karena penyalahgunaan narkoba adalah awal dari tindak pidana yang dilakukan oleh sebagian masyarakat.

“Dengan adanya penyuluhan ini, semoga para penghuni rutan dapat memahami betul akan bahaya narkoba yang telah menyeret badan kedalam tahanan ini,” ucap Kapolres.

Kapolres Bayuaji juga berpesan, agar warga binaan yg masih melekat dengan narkoba untuk dapat meninggalkan, dan memperbaiki diri dan bisa kembali hadir ditengah masyarakat sebagai pribadi yang bermanfaat.

“Kita berharap, MoU tersebut betul betul berjalan sehingga apa yang dikuatirkan tentang narkoba selama ini dapat diberanguskan,” tutur Kapolres Bayuaji.

Semetara itu, Karutan Kelas IIB Batusangkar Wiwid Feryanto Rahardian mengakui jika saat ini warga binaan di rutan ini sudah melebihi kapasitas yang seharusnya untuk 35 orang tapi saat ini dihuni oleh 100 orang warga binaan.

“Napi yang berada di rutan IIB Batusangkar, 35 orang diantaranya merupakan tahanan yang tersangkut kasus narkoba, 32 lainnya adalah tahanan tersangkut asusila, dan kami berharap, MoU tersebut juga akan mempererat kerja sama, sehingga bisa tercipta suasana aman dan nyaman,” ucap Wiwid.

Dilain kesempatan, Zuldafri Darma yang juga Wabup Tanah Datar sangat mengapresiasikan langkah yang di lakukan oleh Polres Tanah Datar, sehingga antisipasi pemberantasan narkoba di rutan dapat berjalan sesuai dengan komitmen bersama.

“Bahaya narkoba yang sudah merusak tatanan adat di tengah tengah masyarakat, dapat di antisipasi dwngan MoU kesepahaman ini. Sebagai pemerintah dan selaku Ketua BNK kami menghargai komitmen yang dibuat oleh pihak polisi dengan rutan, memang disinilah kita awali memberantas penyakit yang namanya narkoba itu,” tutur Zuldafri Darma.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*