Polisi Limpahkan Berkas Perkara Kasus Ijazah Palsu Ke Kejaksaan

Fhoto : Ilustrasi (internet)

Advertisements

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Penyidik Reskrim Polres Tanah Datar telah melimpahkan berkas perkara kasus ijazah palsu ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) kejaksaan negeri (Kejari) Batusangkar, senin (29/01/18).

Setelah penyidik melakukan pengembangan terhadap MY (47), dua orang lagi juga sudah ditetapkan sebagai tersangka masing masing seorang perempuan bernama Anggi (31) dan Deki (30) warga Pesisir Selatan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas kepada www.padang-today.com, Senin (29/01/18) malam.

“Ya penyidik kita sudah menyerahkan berkas perkara ijazah palsu terhadap 3 orang tersangka itu ke kejaksaan negeri untuk diteliti,” ungkap Kapolres.

Dirinya mengaku bahwa pelimpahan ini merupakan pelimpahan tahap pertama setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap tersangka.

Ketika ditanyai, apakah ada kemungkinan adanya tersangka lain yang turut membantu dalam praktek pemalsuan ijazah ini, Kapolres tetap konsisten menjawab bahwa hingga saat ini tersangkanya masih sebatas tiga orang saja.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Batusangkar Mhd. Fatria kepada media ini membenarkan jika berkas perkara ijazah palsu MY, Anggi dan Deki sudah diterima pihaknya.

“Iya baru berkas saya terima tadi. Sedang di teliti jaksa kelengkapan formil dan materil berkas perkaranya. Segitu saja dulu,” sebut Mhd. Fatria.

Kajari mengatakan, biasanya kalau berkas perkara sudah lengkap atau P21 bisa kita terima.

“Intinya berkas sdh diterima jaksa, berkas nya dipisah atau di split,” ucap Fatria singkat.

Dugaan ijazah palsu ini, berawal dari seorang tersangka yang mendaftar ke salah satu perguruan tinggi di Kota Batusangkar dengan memakai ijazah yang diduga palsu untuk melanjutkan pendidikan Strata dua (S2).

Setelah pihak polisi mendapatkan laporan dan melakukan penyidikan, ditemui jika ijazah S1 seorang tersangka MY memang palsu. Saat dilakukan pengembangan, polisi menetapkan dua tersangka lagi, yang memiliki peran masing masing.

Diduga, keduanya sudah memalsukan sebanyak 78 buah ijazah berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*