Politeknik IT Segera Berdiri di Kampung Ganefri

Ganefri: Guru SM3T Terdepan Semaikan Nilai Nasionalisme

Ganefri: Guru SM3T Terdepan Semaikan Nilai Nasionalisme

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kawasan “Mudiak” Kabupaten Limapuluh Kota segera memiliki Perguruan Tinggi dalam waktu dekat. Perguruan Tinggi tersebut akan dibangun di kampung halaman Rektor Universitas Negeri Padang Ganefri di Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak.

“Sudah dua tahun lalu masyarakat sepakat untuk mendirikan Politeknik di Guguak ini. Tetapi selama ini terkendala tidak adanya tanah,” ucap Walinagari VII Koto Talago Yon Hendri, Selasa (30/8) kemarin.

Politeknik yang akan dibangun tersebut, terangnya, merupakan perguruan tinggi bidang IT.

“Politeknik IT didirikan oleh Yayasan Pendidikan Minangkabau. Seluruh berkas pendirian Politeknik IT sudah di notaris,” ucap Yon lagi.

Setelah adanya kesepakatan antara perantau dan masyarakat, akhirnya lahan untuk pendirian Politeknik IT sudah didapat. Politeknik IT tersebut, didirikan di atas  tanah hibah masyarakat Nagari VII Koto Talago seluas setengah hektar.

“Lahan sudah oke hibah dari masyarakat,” ucap Yon Hendri.

Walinagari VII Koto Talago mengatakan, didirikannya Politeknik IT di bagian utara Kabupaten Limapuluh Kota itu, merupakan inisiatif para perantau Guguak untuk mencerdasarkan anak, serta kamanakan di kampung halaman. Selain mencerdaskan generasi Kabupaten Limapuluh Kota, adanya Politeknik IT itu juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Di samping itu, dengan adanya SMKN 2 Guguak atau SMK IT turut mendorong berdirinya Politeknik IT di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Di sini, sudah ada SMK IT. Setelah anak tamat sekolah bisa mejalanjutkan ke perguruan tinggi di sini juga. Apalagi dengan diterapkannya Nagari Cyber di VII Koto Talago akan mempermudah kemajuan nagari dari sektor pendidikan dan ekonomi masyarakat. Karena itu, perlu adanya Perguruan Tinggi dalam mendukung kemajuan daerah,” terangnya.

Dengan adanya Politeknik IT tersebut, program Nagari VII Koto Talago yaitu satu keluarga dua sarjana bisa terwujud.

“Saat ini baru satu rumah satu sarjana. Kedepan, harus satu rumah dua sarjana sehingga nagari ini dikenal sebagai penghasil sarjana di Kabupaten Limapuluh Kota,” ucap Walinagari.

Selain penghasil sarjana, Nagari VII Koto Talago setidaknya memiliki 11 orang yang sudah bergelar professor.

“Kalau gelar doktor sudah banyak, tetapi kalau professor sudah 11 orang,” terangnya lagi.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*