Polres Pariaman Ciduk Pengedar Sabu

IMG_20151008_215403Pariaman—Padangtoday.com—Satu Lagi Polres Pariaman berhasil meringkus pengedar narkotika “RD” (40) dengan barang bukti seberat setengah ons jenis shabu siap edar dan 7 butir ektasi di wilayah hukumnya, Kamis 08/10/2015 di Pariaman Utara.

Advertisements

Tersangka “RD” memang sudah lama menjadi target oleh pihak Polres Paraiaman, kali ini tersangka “RD” tidak dapat berkutik saat diringkus di rumah kontrakannya di Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara saat hendak mau kelauar dari rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolres Pariaman, AKBP Rico Junaldi dalam siaran perssnya mengatakan, Tim Resnarkoba Polres Pariaman berhasil menangkap tersangka alias “RD” pengedar Narkotika sekitar pukul 12.00 WIB di Kecamatan Pariaman Utara, dan ditangan tersangka berhasil kita amankan narkotika jenis Shabu seberat setengah ons dengan tiga paket besar dan 7 butir ekstasi siap edar serta uang tunai pecahan 50 dan 100 sebesar Rp 1.445.000.

Dari rangkaian Ridik dan Sidik, kata Rico, kasus ini dari hasil pengembangan penangkapan beberapa kasus yang telah diungkap sebelumnya bahwa mereka mendapatkan barang dari inisial “RD”. Dari hasil pengembangan kasus tersebut Tim Resnarkoba Polres Pariama melakuka pengejaran terhadap tersangka tersebut. Pada pukul 12.00 WIB tersangka berhasil diringkus dirumahnya, ungkap Riko Junaldi.

“Pengedar “RD” degan barang bukti diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Untuk barang bukti berupa shabu dan ekstasi kalau diuangkan senilai Rp 40-50 juta, dan tersangka mendapatkan barang dari Sumatera Utara, dari hasil pengembangan kasus kasus sebelumnya bahwa tersanga dapat dibekuk,” ungkap Rico.

Saat pengrebekan, tambahnya, tersangka tidak melakukan perlawanan, dan pihak kami dalam melakukan penangkapan tersangka tersebut dengan cara presuasif dari beberapa kalangan, sehingga “RD” dapat diringkus dirumahnya dengan Barang Bukti shabu, ekstasi, dan uang tunai serta satu unit mobil jenis jeep Feroza warna putih yang sering digunakan tersangka.

Atas tindakan tersangaka tersebut dapat dijerat pasal 114 subsider 112 ayat 2, uu no 35 tahu 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*