Polres Tetapkan MW dan SY Sebagai Tersangka

Batusangkar—Tertangkap tangan praktik gratifikasi atau suap, Polres Tanah Datar menetapkan Kepala Dinas Koperindag Tanah Datar (MW) bersama Direktur Utama PT. Hari Putra Utama (SY), sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor).

Kapolres Tanah Datar, AKBP Rokhmad Hari Purnomo mengatakan MW dan SY ditetapkan sebagai tersangka karena sebagai penerima dan pemberi hadiah terkait proyek pembangunan Pasar Kotobaru, Kecamatan X Koto, sebesar Rp20 juta.

Kapolres menyebut tersangka SY sebagai pemberi hadiah dan MW sebagai penerima hadiah tertangkap tangan saat transaksi di ruang kepala dinas pada Selasa  24 September 2019 sekira pukul 16.00 WIB. Selain uang tunai 200 lembar pecahan Rp100 ribu, polisi juga menyita barang bukti berupa satu tas, dua KTP elektronik, dua unit gawai, dua ponsel Android dan dompet warna hitam.

“Penangkapan dipimpin Kasat Reskrim AKP Purwanto bersama anggota sekira pukul 08.00 WIB, setelah mendapat informasi. Satreskrim berhasil mengamankan dua orang pelaku MW dan SY, serta mengamankan sejumlah barang bukti. Selanjutnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut,” tutur Rokhmad, Rabu (25/9) di Mapolres.

Rokhmad menybeutkan kepada MW dijerat dengan pasal 12 huruf (a) jo pasal 11 UU. nomor 20 tahun 2001 perubahan UU. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Terhadap kedua tersangka dikatakannya langsung dilakukan penahanan.

Sementara itu di tempat terpisah, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi kepada awak media di Indo Jolito, mengucapkan apresiasi kepada Polres Tanah Datar yang telah melaksanakan tugasnya selaku penegak hukum.

Seterusnya agar proses pemeriksaan berjalan dengan lancar, pemerintah akan berikan kesempatan pada kepolisian untuk pemanggilan pihak terkait. ” Kita akan berikan kesempatan untuk pemanggilan saksi-saksi dan pihak lain yang terkait,” ucap Irdinansyah.

Irdinansyah juga mengatakan setelah Polres mengeluarkan surat keterangan penetapan tersangka, Pemkab  Tanah Datar akan mengambil kebijakan untuk menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) pada dinas tersebut agar kegiatan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kepada seluruh ASN Kabupaten Tanah Datar, diimbau agar kejadian ini dijadikan pelajaran berharga dan hindari kesalahan sekecil apapun,” pungkas Irdinansyah. (dt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas