Program Agam Menyemai Terus Dorong Peningkatan Pendapatan Masyarakat Lewat Sektor Pertanian

Ilustrasi sektor pertanian.

Ilustrasi sektor pertanian.

Advertisements

Agam, PADANGTODAY.COM-Program Agam Menyemai yang terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam secara konsisten mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian. Peningkatan pendapatan di sektor pertanian dilakukan melalui pemanfaatan pekarangan, seperti yang telah diterapkan oleh masyarakat Tiku Kecamatan Tanjungmutiara dengan mendapatkan penghasilan tambahan dari budidaya jeruk nipis.

Seperti dikatakan oleh Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, (Dispertahornak) Kabupaten Agam, Arif Restu mengatakan, Pemkab Agam Agam tetap komit mengenjot pergerakan sektor pertanian maupun tanaman pangan menjadi komuditas yang dapat menghasilkan pendapatan lebih bagi masyarakat, seperti halnya budidaya jeruk nipis.

“Pemkab Agam membantu masyarakat dengan memberikan bibit jeruk nipis secara gratis. Kemudian masyarakat didorong untuk membudidayakan jeruk tersebut di pekarangan rumah sehingga menjadi penghasilan tambahan. Saat ini produksi memang masih belum terlalu besar. Namun Pemerintah dalam setiap pengembangan pasti memiliki skala prioritas, saat ini kita fokus mendorong, jeruk madu, di Kamang,” ujarnya.

Arief Restu menjelaskan, bukan tidak mungkin pada masa mendatang, budidaya jeruk nipis di Kecamatan Tanjung Mutiara bergerak menjadi lebih besar, karena pemerintah komitmen untuk tetap mengarahkan hingga ke tahap tersebut. ” Prioritas kita memang dalam mengembangkan jeruk madu, tetapi bukan berarti, tidak, mendorong sektor sektor lain seperti jeruk nipis,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama kurun waktu empat tahun terakhir sektor pertanian memiliki peran yang signifikan, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Capain-capain itu diharapkan terus berlanjut pada masa mendatang. Hal itu semua juga membutuhkan dukungan dari masyarakat.

(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*