PSP Pulangkan Pemain

Sekum PSP Editiawarman didampingi Pelatih kiper memberikan bukti protes ke panitia.

Sekum PSP Editiawarman didampingi Pelatih kiper memberikan bukti protes ke panitia.

Advertisements

PADANG-TODAY.COM- Sambil menunggu hasil protes ke panpel Indonesia Soccer Championship Liga Nusantara (ISC Linus) zona Sumbar, manajemen tim untuk sementara memulangkan semua pemainnya. Alhasil, kemarin sebanyak 24 pemain telah meninggalkan penginapan tim Mess Soeratno di Jalan Raden Saleh Padang.

Sebelum meninggalkan mess tersebut Sekum PSP, Editiawarman bersama manajer tim H. Agus Suardi serta pelatih kepala Joni Efendi bersama staf pelatih mengingatkan semua pemain tetap menjaga kondisi selama istirahat di rumah masing-masing.

“Yang pasti kita (manajemen-red) sudah melakukan protes resmi soal salah seorang pemain GAS yang tidak sah. Mudah-mudahan panpel bersama komdis Asprov PSSI Sumbar sangat arif dan bijak memutuskan protes kita itu,” kata Editiawarman.

Dikatakannya, jika protes PSP dikabulkan dan berhak mewakili Sumbar maka kepada semua pemain kembali dipanggil untuk bersiap pula ke nasional, makanya kondisi selama libur di rumah masing-masing tetap menjaga kondisi. “Kalau dari amatan saya secara fisik, teknik dan taktik tidak kalah dengan tim daerah, yang mesti ditingkatkan semua pemain wajib fokus kala bertanding,” sarannya.

Pesan yang sama juga disampaikan Agus Suardi dan Joni Efendi. “Bila protes kita dikabulkan maka nanti akan dipanggil lagi kemudian akhir bulan ini kembali kita menyiapkan tim dengan baik. Makanya selama di rumah masing-masing kondisi tolong dijaga betul,” imbau Abin -sapaan Agus Suardi- dan dibenarkan pula Joni Efendi.

Manajemen PSP memang usai partai final kontra PS. GAS Sawahlunto pada Rabu (5/10) lalu telah melayangkan protes resmi kepada panpel ISC Linus zona Sumbar terkait salah seorang pemain GAS dianggap tidak sah karena juga telah membela salah tim Bengkalis di iven yang sama zona Riau. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*