Puan Maharani, Dukung Pengembangan Mesjid Agung Syekh Burhanuddin di Ulakan

Puaan maharani dan Kofifah berziarah ke Makam Syekh Burhaanuddin Ulakan Tapakis Padangpariaman

Puaan maharani dan Kofifah berziarah ke Makam Syekh Burhaanuddin Ulakan Tapakis Padangpariaman

Padangpariaman,PADANG-TODAY.COM__Kunjungan Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Puan Maharani ke Kabupaten Padang Pariaman disambut antusias oleh Masyarakat . Kunjungan ini kedua kalinya bagi Puan dimana kunjungan yang pertama kali saat menghadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2010-2015.

Sebelumnya Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ‘PMK’ Puan Maharani telah menyambangi berbagai daerah di Sumatera Barat, seperti daerah Kepulauan Mentawai, Kota Padang, Kota Padangpanjang, Kota Bukittinggi, Lima Puluh Kota, dan Padangpariaman.

Di Padangpariaman, Sebelum memberikan bantuan di  Nagari SintuK Toboh Gadan , Menko Puan Maharani mengunjungi Mesjid Agung Syekh Burhanuddin (MASB) sekaligus ziarah ke Makam Syekh Burhanuddin di nagari Ulakan Kec. Ulakan Tapakis.
Menko Puan Maharani mengaku terkejut dengan kemegahan Mesjid Agung di Ulakan. Ia tak menyangka berdiri suatu rumah ibadah yang ramai dikunjungi oleh jamaah dari segala daerah.

Berkaitan dengan sejarah Mesjid dan Makam Syekh Burhanuddin, ia berharap masterplan yang telah disiapkan agar segera direalisasikan. Ke depan, Mesjid Agung bisa dijadikan destinasi wisata religius yang terkenal di Indonesia bahkan luar negeri.

“Saya dukung pengembangan Mesjid Agung Syekh Burhanuddin, agar dijadikan salah satu pusat wisata religius di tanah air,” kata Puan yang mengenakan kerudung putih itu.

Menko PMK sendiri sempat menyerahkan bantuan untuk Mesjid Syekh Burhanuddin berupa 30 gulung sajadah, 20 mukena, 20 Al Quran dan satu unit mimbar.

Sementara Bupati Padangpariaman, Ali mukhni dalam sambutannya mengatakan bahwa MASB diletakkan pertamanya oleh bapak Taufik Kiemas, Ayahanda dari ibu Menko PMK Puan Maharani pada tangal 15 April 2004 silam. Selama 10 tahun, pembangunan mesjid selalu dianggarkan mencapai 12 Milyar dan kemudian diresmikan tanggal 25 Juni 2014. Mesjid ini kebanggaan Sumatera Barat yang sudah menjadi kawasan wisata religius yang terkenal di dalam dan luar negeri.

“Almarhum bapak Taufik Kiemas adalah orang yang berjasa untuk pembangunan Mesjid Agung. Jika tidak diawali oleh almarhum, mustahil kita bisa memiliki Mesjid yang megah ini,” kata Bupati yang didampigi Wakil Bupati Suhatri Bur.

Pengembangan MASB, kata orang nomor satu di Padang Pariaman itu, membutuhkan sebesar 46 Milyar lagi yang digunakan untuk penataan Makam, Mesjid, PKL dan Runag Taman Hijau sesuai masterplan.

Dikatakannya Mesjid seluas 40 m x 40 m itu mampu menampung sekitar 3.000 jamaah. MASB ditetapkan sebagai Kawasan Wisata Religius Tradisi Basyafa yang dihadiri ratusan ribu jamaah Syatariah dari dalam dan luar negeri untuk ziarah ke makam ulama yang pertama kali mengemabngan ajaran Islam di Ranah Minang itu.”Tadi sudah kita serahkan proposal pembangunan. Mudah-mudahan ditindaklanjuti,” kata bapak tiga putra itu.
Usai acara, Menko Puan dan Rombongan juga ziarah dan berdoa ke makam Syekh Burhanuddin yang dampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, anggota DPR RI Alex Indra Lukman, Bupati Ali Mukhni, Wagub Nasrul Abit dan Wabup Suhatri Bur. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*