Pulang Magang Lima Pemuda Binaan Dinsos Naker Diterima Kerja

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Tidak sia-sia lima pemuda Payakumbuh mengikuti pelatihan ketrampilan tenaga kerja di BLK (Balai Latihan Kerja) Payakumbuh. Hanya dua bulan difasilitasi Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Payakumbuh, masa depan kelima pemuda itu  langsung terbuka lebar. Kelimanya, diterima bekerja pada perusahaan elektronika swasta nasional di Bekasi, Jawa Barat, sejak awal Oktober lalu.

Advertisements

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Payakumbuh Drs. Yummardius didampingi Kabid Tenaga Kerja H. Yuliardi, SE dan Sekretaris Dinsosnaker Drs. Idris, di Balaikota, menginformasikan, Selasa (7/10), tahun ini Dinsosnaker punya satu peket kegiatan pelatihan elektronika bagi pemuda pencari kerja.

Bekerjasama dengan BLK Payakumbuh, sejak Juli lalu, tercatat  16 pemuda pencari kerja yang  dilatih ketrampilan elektronika, selama sebulan. Habis itu, karena keterbatasan dana, Dinsosnaker hanya mampu mengirim 5 dari 16 peserta pelatihan yang dikirim magang di PT Fatma Sodde Bekasi, selama sebulan.

Selama sebulan   magang, kemampuan kelima pemuda Payakumbuh tersebut, mengundang kagum manajemen perusahaan. Kelimanya langsung diminta perusahaan untuk bekerja di PT Fatma Sodde. “Pucuak dicinto ulam tibo. Mana mungkin, kita dan orang tua yang bersangkutan menyia-nyiakan kesempatan ini. Alhamdulillah, program kerja yang kita buat, membuahkan hasil positif,” ucap Yummardius.

Kelima pemuda itu, masing-masing  Rizki Hidayat dari Kelurahan Talang, Payakumbuh Barat,  Joni Herman, (Padang Datar, Payakumbuh Barat), Riki Ahmad (Koto Baru Payobasung, Payakumbuh Timur), Yulius Muhadi (Seberang Betung, Payakumbuh Barat dan Roma Saputra (Payobasung, Payakumbuh Timur).

Dikatakan, program pelatihan ketrampian yang dibuat Dinsosnaker bersama BLK, dinilai positif. Perusahaan swasta nasional di Bekasi, Jabar dan Batam, sering meminta tenaga kerja terampil  ke Payakumbuh. Malahan, saat ini keahlian las sangat dibutuhkan, selain keahlian mekanik dan elektronika. Karena itu, mudah-mudahan  ke depan, anggaran untuk kegiatan pelatihan bagi tenaga kerja ini dapat ditingkatkan. Sehingga, jumlah pengangguran di kota ini dapat ditekan, tambah Kabid Tenaga Kerja Yuliardi.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*