Puluhan CPNS Kab.Pasaman Diduga Keracunan Makanan,Sampel Muntah dibawa Ke Lab.Dinkes

Padang-today.com – Sampel muntah dari pasien diduga mengalami keracunan makanan sudah dibawa ke Laboratorium Dinas Kesehatan untuk diuji dan diteliti apa penyebab keracunan puluhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kab.Pasaman.

Advertisements

    “Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Sumbar, contoh atau sampel muntah pasien diduga mengalami keracunan sudah dibawa ke lab. Dinas Kesehatan untuk mengetahui penyebabnya,”kata Kepala BPOM Padang,Martin Suhendar ketika di konfirmasikan melalui telepon.

     Ia menjelaskan,seperti diketahui bahwa muntah,darah, air kencing pasien serta bagian tubuh manusia itu tugas Lab.Kesda.

    “BPOM tidak berhak untuk meneliti muntah pasien diduga keracunan,itu merupakan tugas Lab.Kesda.Korban keracunan sedang di investigasi oleh Dinas Kesehatan,”ungkapnya.

    Petugas BPOM masih berada di Pasaman untuk melihat kondisi pasien yang dirawat di rumah sakit.

     “BPOM dan Dinas Kesehatan kerjasama dalam melakukan penyelidikan terkait puluhan CPNS Kabupaten Pasaman diduga keracunan makanan di salah satu hotel dan penginapan,”imbuh Martin.

   Ia menambahka, Staf BPOM tidak bisa menemukan contoh makanan yang bisa dibawa ke lab.BPOM. Makanan sudah habis di makan. Semuanya sudah bersih,hanya tinggal sampel pecal lele saja.

    Jika sambel pecal lele dibawa tidak mungkin, diduga sambal sudah terkontaminasi di dapur adapun bakteri kemungkinan bukan dari sisa sambal pecal lele,”jelasnya.

      Sebelumnya puluhan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Pasaman diduga mengalami keracunan makanan. CPNS tersebut menginap di salah satu hotel dan wisma di Lubuk Sikaping. Dua penginapan tersebut merupakan tempat diadakannya Diklat Prajabatan Golongan II dan III yang merupakan CPNS Pemkab Pasaman.

     Puluhan pasien tersebut dibawa ke RSUD Lubuk Sikaping untuk mendapatkan perawatan secara insentif tim medis.(nat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*