Puluhan Pemalak Pantai Padang Diamankan

PADANG,PADANGTODAY.COM – Keluhan pengunjung terhadap maraknya aksi pemalak di Pantai Padang langsung direspon Pemerintah Kota Padang bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Barat dan Polresta Padang. Sabtu (28/11), sebanyak puluhan pemalak di lokasi wisata itu langsung diamankan petugas.

Advertisements

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Meidi Iswandi mengatakan, awalnya pada malam Sabtu itu sekitar pukul 22.00 Wib, pihak kepolisian melakukan sweeping di sepanjang Pantai Padang. Dalam sweeping tersebut, puluhan pemalak termasuk tukang parkir liar diamankan. “Sesuai laporan tim dari Polresta, sebanyak 15-20 pemalak di Pantai Padang dibawa ke Polresta Padang malam itu juga,” katanya, kemarin.

Dalam sweeping itu terlihat diantaranya Kasat Intel Polresta Padang, Aiptu Indra beserta jajaran kerja dari Polresta Padang lainnya. Meidi menyebut, sweeping tersebut dimulai dari depan Kantor Disbudpar Kota Padang hingga ke Muaro Lasak. “Kesemua pelaku sudah diintai gerak-geriknya selama ini oleh petugas. Dan akhirnya mereka berhasil kita amankan,” tukasnya.

Meidi Iswandi mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada seluruh jajaran kepolisian yang telah melakukan operasi pada malam itu. Sehingga akhirnya apa yang diresahkan selama ini oleh wisatawan dapat ditindaklanjuti bersama-sama. “Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah merespon semua ini,” ujarnya.

Meidi berharap, “pembersihan” Pantai Padang dari hal yang meresahkan dan menjurus kriminal ini dapat terus dilakukan. Hingga nanti akhirnya pengunjung pantai dapat merasa nyaman berwisata dan objek wisata Pantai Padang semakin diminati oleh para pelancong. “Harapan kita tentunya ini tidak berhenti sampai di sini. Akan tetapi terus berlanjut secara periodik dan menjadi efek jera bagi oknum pemalak,” pungkas Meidi.

Dicokoknya puluhan pemalak di Pantai Padang mendapat dukungan dari sejumlah masyarakat. Pada umumnya masyarakat sangat mendukung aksi yang dilakukan petugas kepolisian. “Kami mendukung sekali apa yang telah dilakukan pemerintah dan kepolisian dalam menata Pantai Padang. Harusnya penangkapan oknum pemalak ini dilakukan sejak dulu, tapi ini sudah menjadi langkah awal yang baik,” kata Zulfi, salah seorang warga asal Balai Baru, Kuranji.

Pendapat hampir serupa juga diutarakan Henky. Warga beranak satu asal Siteba ini menyebut, pemalak di Pantai Padang sudah pada tingkat meresahkan. Apalagi sejak adanya tagline ‘Padang IORA’ di depan Lapau Panjang Cimpago. “Semoga pelaku jera dan tidak lagi memalak. Karena Pantai Padang ini milik bersama, bukan perorangan,” sebut lelaki yang pernah menjadi korban palak di lokasi itu beberapa bulan lalu.(c/can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*