Punya Suara Oke, Impian Anak Panti Asuhan Terwujudkan

Seorang perempuan manis keluar dari sebuah ruangan. Wajahnya tampak cerah. Ronanya diliputi suasana gembira.

Sonya Putri Nelta

“Plong. Lega rasanya,” kalimat tersebut meluncur dari perempuan manis bernama lengkap Sonya Putri Nelta, sesaat setelah dirinya keluar dari dapur rekaman di studio Sament Production, Padang.

Advertisements

Ia mengungkapkan, awalnya sempat deg-degan namun kemudian dicoba untuk dinikmatinya, “ketika sudah berada di dalam studio, menggunakan peralatan untuk kebutuhan rekaman, saya berpikir, ternyata begini rasanya berada di dapur rekaman,” katanya.

“Alhamdulillah, impian saya jadi kenyataan,” katanya, ketika proses rekaman didampingi dua orang pembimbingnya di panti dan seorang temannya, selesai.

Sonya pun bertutur. Kendati impian tersebut dipupuknya sejak kecil, namun proses dirinya masuk ke dapur rekaman, berlangsung sangat singkat. Impian tersebut kemudian datang tanpa diduga. Prosesnya kurang dari sebulan.

Berawal ketika Sonya tampil mengisi acara di Panti Asuhan Aisyiah, Ampang, Kota Padang. Ketika itu Ia membawakan lagu yang dipopulerkan Opick. Ada seseorang merekamnya. Selesai acara, Sonya dipanggil Ketua Panti Asuhan tersebut untuk membawakan lagu tersebut kembali.

Beberapa hari berselang, ada dua orang mendatangi panti asuhan, salah satunya orang yang merekam saat Ia tampil sebelumnya. Keduanya menyodorkan sebuah lagu untuk Sonya. Lagu tersebut berjudul, “Raudah, Aku Rindu,” yang digubah Muhammad Fadhli dari lirik puisi Firdaus Abie, Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar.

Saat itu juga, Sonya langsung menghafal dan memaknai lirik lagu tersebut. Ia dibimbing langsung Muhammad Fadhli. Prosesnya dapat disaksikan di link, https://www.youtube.com/watch?v=OTC3_942xyA.

“Seminggu kemudian, saya datang lagi. Alhamdulillah, ada kemajuan luar biasa dari Sonya,” Fadhli membeberkan, lalu Ia memberikan kesempatan seminggu lagi kepada Sonya untuk latihan dan terus mematangkan lagu dan karakter vokal.

Muhammad Fadhli mengungkapkan, setelah proses rekaman di studio, kini pihaknya sedang mempersiapkan video klip untuk kebutuhan visual lagu tersebut. Direncanakan, semua proses bisa diselesaikan secepatnya.

Sonya berkisah. Katanya, salah satu impiannya sejak kecil adalah bisa rekaman lagu. Impian itu muncul sejak kecil, lalu terus dipupuk dan dipeliharanya. Ia terus berlatih olah vokal. Ia berlatih di bawah bimbingan sang mama, Nurmanelis, yang juga pelatih qasidah dan rebana.

“Saya sering dibawa dan diajak tampil bersama grup mama,” kata anak kedua dari dua bersaudara, pasangan Rustam K dan Nurmanelis.
Mengapa sejak kecil memiliki impian masuk ke dapur rekaman?

“Penasaran saja. Tapi saya tahu, untuk sampai ke sana, tentu panjang jalan yang harus dilalui,” terangnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*