Pusat Kuliner Representatif, Padangpanjang Makin Asik Dikunjungi

Wako Hendri Arnis beserta Ny Maria Hendri didampingi Asisten I Setko Sonny B Putra saat meninjau suasana Pusat Kuliner Padangpanjang yang lebih rapi, representatif dan nyaman untuk dikunjungi. (rumga/harris)

Wako Hendri Arnis beserta Ny Maria Hendri didampingi Asisten I Setko Sonny B Putra saat meninjau suasana Pusat Kuliner Padangpanjang yang lebih rapi, representatif dan nyaman untuk dikunjungi. (rumga/harris)

Advertisements

Padangpanjang—Pembangunan penampungan pedagang sekaitan mengawali tahapan revitalisasi Pasar Padangpanjang, secara tidak langsung membawa dampak positif terhadap pusat perdagangan kuliner yang dipindahkan ke komplek Lapangan Kantin Anas Karim secara serempak sejak beberapa hari belakangan.

Ketua Komisi II DPRD Padangpanjang, Novi Hendri menyebut lokasi baru pusat kuliner yang telah ditempati pedagang sejak Selasa (22/9) malam lalu dalam pantauan terlihat tampak ramai dikunjungi. Namun demikian disebutkannya, sejumlah sarana dan prasarana kebutuhan pedagang masih perlu lebih dilengkapi.

Politisi senior Partai Golkar itu mengatakan, situasi pasar kuliner di lokasi yang baru tersebut lebih rapi dan representatif meski beberapa sarana dan prasaran yang sangat dibutuhkan pedagang saat ini belum maksimal. Di antaranya berupa penerangan yang belum maksimal dan ketersediaan air bersih. Hal ini disebutkannya sangat mendesak mengingat sebagai kebutuhan dasar suatu pasar kuliner dan sudah dijanjikan pihak Pemko ketika hendak dilakukan pemindahan.

“Kami berharap pemerintah segera melengkapi kekurangan fasilitas, seperti pasokan air bersih melalui PDAM dan pengelolaan kebersihan agar pusat kuliner kota ini betul-betul memberikan kenyamanan. Kemudian kepada pemerintah kami juga minta untuk diberikan penunjuk jalan agar lokasi pasar kuliner ini diketahui pengunjung,” ujar Novi Hendri yang ditemui di gedung wakil rakyat tersebut baru-baru ini.

Perpindahan pedagang kuliner dari lokasi semula ke Lapangan Kantin Anas Karim yang sempat terjadi pro dan kontra tersebut, menurut Novi suatu hal yang wajar berkaitan terhadap suatu perubahan. Namun pendekatan yang dilakukan pemerintah dan penjelasan DPRD terhadap perwakilan pedagang saat menyampaikan aspirasi ke gedung dewan yang ditanggapi sebagai suatu pilihan berorientasi untuk kebaikan bersama dan berujung terhadap kesepakatan untuk pindah.

“Sementara terkait prospektif income pedagang di lokasi sekarang, kami yakin pemerintah akan berupaya mendorong sebaik mungkin dengan segala cara. Karen itu kami miminta semua pedagang tanpa terkecuali untuk menempati lokasi baru yang lebih representatif serta rapi, dan DPRD sangat mengapresiasi bagi saudara-saudara pedagang yang telah menempati pusat kuliner di komplek eks Terminal Kantin itu,” tuturnya.

Sekretaris Komisi II Puji Hastuti, terkait kelengkapan sarana prasarana pusat perdagangan kuliner kota berhawa sejuk itu dinilai sebagai kebutuhan yang sangat mendesak. Hal itu ditegaskannya agar pemerintah menyegerakan penyempurnaan kelengkapan kebutuhan seperti penerangan dan air bersih, karena tidak hanya merupakan kepentingan pedagang. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*