Pustaka-Arsip, Pemkab Deli Serdang Studi Tiru ke Padangpanjang

Padangpanjang, TODAY– Dianggap sebagai salah satu daerah terbaik dalam mengelola perpustakaan dan kearsipan, Kota Padangpanjang menjadi daerah tujuan studi tiru bagi Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Selasa (8/12), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Deli Serdang berkunjung ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padangpanjang.

Advertisements

“Kunjungan kami dalam rangka perbandingan atau studi tiru  penyusunan peraturan daerah penyelenggaraan kearsipan pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan arahan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Padangpanjang termasuk yang terbaik untuk bisa ditiru oleh daerah-daerah lain. Makanya kami kemari,” kata Kepala Disperpusip, Drs. Misran Sihaloho M.Si.

Dikatakan Misran, pihaknya ingin mengetahui sejauh mana perkembangan Perda Penyelenggaraan Perpustakaan dan beberapa inovasi program kegiatan yang telah dilakukan DPK Padangpanjang. “Selain direkomendasikan ANRI, dipilihnya Padangpanjang sebagai tempat kunjungan ini, berdasarkan pantauan dan penglihatan kami  Padangpanjang termasuk yang terbaik pengelolaan arsipnya. Dan juga sudah lengkap peraturan daerah penyelenggaraan kearsipannya,  serta hasil audit eksternalnya juga baik,” pujinya.

Dia berharap, pembelajaran yang  didapat di DPK ini bisa diimplementasikan di Deli Serdang, khususnya dalam penataan tempat, pengelolaan, dan banyak hal lainnya yang bisa ditiru. “Kebetulan di tahun 2021, kami mendapatkan bantuan pembangunan gedung perpustakaan kabupaten melalui DAK APBN 2021,” ungkapnya.

Rombongan yang dipimpin Misran ini, juga membawa serta Kabid Pembinaan dan Pengawasan Arsip, Adi Suryanto, S.Pd, M.Si beserta 17  anggotanya diterima langsung Kepala DPK,  Alvi Sena, ST, MT.

Dalam kunjungan tersebut, Alvi Sena menampilkan beberapa progres yang telah dilakukan pihakny sejak mulai dari tahun 2017 sampai tahun 2020 ini. Salah satunya tentang gerakan perpustakaan untuk memotivasi masyarakat dalam menumbuhkan taman baca,  menggerakkan literasi dan  menjadi masyarakat yang literan.

Rombongan juga dibawa untuk melihat-lihat  ruangan perpustakaan dan arsip. Mulai dari galeri arsip, galeri arsip statis, ruangan depo arsip hingga pelayanan. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*