Pustaka Keliling Payakumbuh Berikan Akses Informasi

Kasi Perpustakaan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota  Payakumbuh Nur Akmal ketika melakukan Puskel.

Kasi Perpustakaan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Payakumbuh Nur Akmal ketika melakukan Puskel.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Saat ini, diduga masih banyak anak yang belum mendapatkan fasilitas dan akses informasi seperti perpustakaan, utamanya anak-anak yang tinggal di pinggir kota, di wilayah-wilayah kumuh, pedesaan, daerah-daerah tertinggal, daerah korban bencana alam ataupun rumah tahanan.

“Untuk memenuhi hak anak-anak ini, kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Payakumbuh, telah menjawab tantangan tersebut dengan pogram pustaka keliling (puskel) dengan jadwal 5 hari dalam seminggu (Senin-Jumat), bahkan pada hari libur Sabtu-Minggu secara bertahap kantor perpustakaan sudah buka, “ujar Kakan Arsip dan Perpustakaan Kota Payakumbuh Drs. H. Zulrefri kepada wartawan di kantor DPRD usai acara laporan Walikota atas LKPJ Walikota Payakumbuh tahun 2014, Senin (15/6).
Dikatakannya, kantor Arsip dan Perpustakaan mengawali program pustaka keliling sejak adanya bantuan 1 unit mobil perpustakaan keliling dari pusat. Koleksi puskel terdiri dari buku dan majalah anak yang terdiri dari berbagai cerita agama, binatang, ilmu pengetahuan, pahlawan, petualangan, legenda, buku ketrampilan, majalah Bobo, buku referensi/ensiklopedia.
Pelayanan puskel mulai dari penerimaan anggota, pelayanan sirkulasi (peminjaman). Setiap anggota hanya perlu memberi keterangan data dirinya agar bisa meminjam buku. Tetapi, buku tersebut tidak boleh dibawa pulang. Jika anak selesai membaca, anak harus mengembalikan buku tersebut ke petugas.
Untuk mempromosikan puskel kepada anak-anak, agar mereka tertarik dan pada akhirnya meningkatkan minat baca mereka, kami mengadakan berbagai kegiatan kreatif pendukung seperti bercerita, perlombaan dari anak untuk anak, menulis dan membaca puisi serta membuat origami.
Kemudian pada tahun 2015 ini, Insya Allah direncanakan akan  mengadakan Roadshow puskel se Sumatera Barat pada Oktober mendatang, 14 daerah diantaranya sudah menyatakan siap. Setelah itu juga direncanakan akan mengadakan lomba menulis fiature antar wartawan se Sumatera Barat dengan tema “Peran Jurnalis Terhadap Perpustakaan”.
“Sayangnya, dalam liburan sekolah, belum terprogram kegiatan, seharusnya, ada juga kegiatan, misalnya “Jambore Cinta Buku dan Ilmu” yang diikuti sekitar 100 anak.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberi wawasan kepada anak-anak anggota puskel mengenai buku dan perpustakaan dengan cara yang berbeda,“ ujar Zulrefri.
Kita menyadari, anak merupakan aset masa depan bangsa yang perlu ditingkatkan pengetahuan dan wawasannya sejak dini. Maka alangkah indah dan cerianya, jika dilaksanakan kegiatan pada libur sekolah, apalagi masa libur bertepatan dengan bulan ramadhan, seraya menunggu beduk tanda berbuka.
“Untuk itu, kita harapkan dorongan dari semua pihak, bagaimana kantor Arsip dan Perpustakaan yang kita cintai ini, menjadi sebuah renungan bagi kita bersama untuk memajukannya. Terbayang bagi kita, jika kantor Arsip dan Perpstakaan memiliki sarana dan prasana lengkap, sejuk dan memiliki  kantin, tentunya akan membuat semua pembaca jadi betah dan nyaman, “papar mantan sejumlah Kepsek SMA itu.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*