PWI Pariaman Gelar Temu Ramah Tamah Dengan Calon Bupati Padang Pariaman

Advertisements

Padang-today.com – Untuk membangkitkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang akan diselengarakan 9 Desember 2020 mendatang dan terlaksana berjalan sukses serta meningkatkannya partisipasi pemilih, Persatuan Wartawan Indonesia Pariaman bekerjasama dengan masing-masing kontestasi Pilkada Padang Pariaman menggundang para awak media yang bekerja di daerah itu, dalam agenda ramah tamah dengan calon bupati, Selasa 24 November 2020 sekitar pukul 19.30 di Sekretariat PWI Pariaman, Jln. SB Alamsyah Pariaman, Kota Pariaman.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan di Sekretariat PWI Pariaman di Balai Wartawan Kota Paariaman, yang akan digelar selama tiga hari yaitu pada hari Selasa hingga Kamis (24-26) ini dengan menghadirkan masing-masing Pasangan Calon (Paslon) yang di awali dari Palon nomor urut 1, dan hari Rabu menghadirkan nomor urut 2, dan hari Kamis nomor urut 3,” kata Ketua PWI Pariaman Damanhuri, Selasa, (24/11) di Pariaman.

Ia mengatakan, acara ramah tamah dengan calon bupati itu guna berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah yang melahirkan pemimpin berkualitas dan pemilih yang cerdas. Artinya, Pilkada 9 Desember 2020 kali ini terwujud damai. Aman, tertib dan Badunsanak untuk melahirkan pemimpin yang berkulitas bagi masyarakat dan daerah.

“ Untuk mewujudakn semuanya ini, sudah pasti peran media dari kawan-kawan dan masing masing kandidat memeberikan edukasi demokrasi politik yang dapat mencerdaskan masyarakat lebih dewasa,” kata dia.

Dengan digelarnya acara ramah tamah itu, masing-masing kandidat dapat memberikan edukasi atau menyampaikan visi dan misi masing-masing Paslon di hadapan para awak media yang ada di Pariaman.

“ 3 pasang calon di Pilkada Padang Pariaman hendak dapat melihat kondisi masyarakat dan daerah saat ini. Artinya kondisi daerah dan masyarakat ke kinian, apa yang dimaukan daerah dan masyarakat, dan mau dikemanakan masyarakat dan daerah,” kata dia.

Ia menambahkan, prinsip kesetaraan dalam bekerja sama yang diperlukan di antara media dan pemerintah karena kedua pihak tersebut saling membutuhkan. Pihak pemerintah membutuhkan peran media sebagai wadah untuk mensosialisasikan apa yang telah dikerjakan kepada masyarakat dan pihak media sendiri membutuhkan pemerintah sebagai sumber berita, maka pemerintah dengan media bermitra dalam mewujudakn program pemabangunan.

“ Pemerintah harus melihat cara kerja media serta apa yang diperlukan oleh pemerintah sebagai narasumber sehingga salah pengertian dalam komunikasi tidak terjadi,” tutupnya. (SugeR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*