Rakerda Padang Pariaman “Mari Ciptakan Lingkungan Sekolah Bersih dan Sehat”

Rakerda UKS.

Rakerda UKS.

Advertisements

PADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.com-Kebersihan adalah sebagian dari iman. Setiap manusia selalu ingin bersih. Makanya, di lingkungan sekolah dibentuk Unit Kebersihan Sekolah (UKS). Semua itu untuk mengajarkan kepada anak-anak sekolah untuk selalu hidup bersih dimana saja berada. Dengan demikian lahirlah generasi muda yang bersih dalam segala sisi.

Berdasarkan hal demikian, kemarin, Pemkab Padangpariaman melaksanakan rapar kerja daerah ( rakerda ) untuk mengelauasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di lingkungannya. Rapat kerja kali ini mengambil tema mari ciptakan lingkungan sekolah bersih dan sehat untuk kemajuan siswa-siswi di sekolah dalam Kabupaten Padangpariaman.

Pelaksanaan rapat kerja kali ini dilaksanakan oleh unit pembina UKS di Padangpariaman. Semua itu dilakukan agar lebih memotivasi semua unsur yang terkait dengan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Bahkan dapat diketahui pada sisi mana saja penerapan UKS di lingkungan sekolah Padangpariaman ini.

“Rakerda UKS ini merupakan forum bersama bagi tim pembina untuk melakukan evaluasi dan membahas serta menetapkan langkah-langkah kebijakan untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan UKS,” kata Sekretaris Daerah Padangpariaman Jonpriadi saat mewakili Bupati Padang Pariaman membuka acara rekerda tersebut, kemarin.

Katanya, Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni berharap kepada seluruh TP UKS se daerahnya untuk memanfaatan momen ini dengan sebaik baiknya, karena momen ini diharapkan akan terjadinya sharing informasi antar sesama peserta serta narasumber yang mana nantinya akan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dan menumbuhkan komitmen dalam mensinergikan upaya mewujudkan Indonesia yang sehat.

Selanjutnya Jonpriadi yang juga merupakan ketua Tim Pembina UKS Padangpariaman ini mengatakan semakin hari peredaran narkoba semakin tidak terbendung. Begitu juga dengan pergaulan bebas, serta hal-hal yang berkaitan dengan masalah pornografi dan masalah sosial lainya.

Tidak ada satu pun lanjutnya, baik SKPD maupun Camat di Kabupaten Padangpariaman ini yang bisa memberikan jaminan bahwa daerahnya bebas dari itu, maka diharapkan dengan dilaksanakannya rakerda ini nantinya mampu menciptakan lingkungan sekolah bersih dan sehat serta siswa yang beriman dan berahklak mulia.

Terpisah, Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni berharap rakerda itu dapat mengakomodir serta memfollow up Program Padangpariaman Sehat (PPS) yang telah dicanangkan ibu Menteri Kesehatan RI pada bulan Februari 2015.

Diharapkan peran UKS ikut menyebarluaskan informasi PPS ini melalui anak didik di sekolah. Apalagi para peserta raker adalah perwakilan tim pembina UKS kecamatan se Kabupaten Padangpariaman

Katanya, rakerda ini menjadi sangat penting karena, melalui pertemuan ini diharapkan akan terjadinya sharing informasi antar sesama peserta serta narasumber yang mana nantinya akan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dan menumbuhkan komitmen kita dalam mensinergikan upaya mewujudkan Indonesia yang sehat.

Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup sehat serta partisifasi aktif, dibutuhkan sebuah wadah yang mampu membawa pembinaan para pendidik berprilaku hidup sehat, dan UKS ini lah yang menjadi wadah yang tepat baginya agar bisa menyerap pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam melaksanakan prinsip kebersamaan, serta berperan aktif di dalam usaha peningkatan pendidikan di sekolah dan di lingkungan masyarakat.

Program PPS adalah paradigma sehat dalam pelayanan kesehatan di Padangpariaman dimana sebelumnya bidan desa dan semua petugas kesehatan lainnya hanya menunggu masyarakat di puskesmas.

Sekarang mereka menjemput bola dengan mengunjungi rumah warga setiap harinya, dengan tujuan menanyakan apakah ada keluarga yang yang bermasalah kesehatannya, jika ada langsung diobati, apabila perlu dirujuk ke rumah sakit.

“Seluruh biaya di tanggung oleh pemerintah. Program PPS melibatkan seluruh pihak dalam menjangkau masyarakat yang tak terjangkau dalam pelayanan kesehatan. Seluruh lintas sektor ikut berpartisipasi aktif contohnya walikorong, walimagari, camat berperan dalam pengurusan kepesertaan jaminan kesehatan pada BPJS kesehatan dan bantuan Badan Amil Zakat,” tandasnya mengakhiri. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*