Rakor Nagari Di Kabupaten Padang Pariaman

Padang-today.com___Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni mengapresiasi diadakannya rapat koordinasi Wali Nagari dan Wali Korong dari dua kecamatan yang dikenal dengan V Koto Lamo, di gedung pertemuan SUPM, beberapa hari lalu.

Advertisements

Katanya, baru kali ini diadakan rakor Wali Nagari dan Wali Korong dua kecamatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan V Koto Timur.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Rakor ini baru pertama kali diadakan dan temanya pun sangat tepat yaitu tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Keuangan Dana Nagari,” sebut Ali Mukhni bangga.

Menurut Ali Mukhni, pemberdayaan masyarakat adalah tugas pemerintah mulai dari Presiden sampai Wali Nagari.

“Kalau masyarakat makmur dan sejahtera baru pimpinan bisa disebut berhasil memimpin,” katanya.

Ali Mukhni pun mengingatkan kepada Wali Nagari dan Wali Korong untuk memjalankan amanah masyarakat dengan baik. Karena, amanah bisa dijadikan ladang ibadah.

“Jika amanah dijalankan dengan baik, Insya Allah akan setiap langkah dan upaya kita mensejahterakan masyarakat akab dilindungi dan ditunjuki Allah,” kata dia.

Salah satu wujud untuk membangun nagari dan mensejahterakan masyarakat adalah dengan cara bergotong royong bersama masyarakat di daerah itu.

“Jika setiap minggu masyarakat dan perangkat nagari melakukan goro, insya Allah Nagari kita menjadi bersih, rapi dan semarak,” ajak Ali Mukhni.

Goro adalah budaya asli daerah Minang Kabau pada umumnya, Padang Pariaman khususnya.

“Bapak SBY, mantan presiden pernah mengatakan, cerita Ali Mukhni, bahwa goro adalah budaya nasional. Kalau saya mengatakan bahwa goro itu adalah budaya asli Padang Pariaman, “
Buktinya, dimana saja perantau Padang Pariaman berada, budaya goro tetap muncul, misalnya goro membantu alek pernikahan seorang anggota perantau yang kekurangan biaya atau goro membangun sarana ibadah.

Menurut Ali Mukhni, goro itu tidak membutuhkan waktu yang lama cukup 2 sampai 3 jam sekali seminggu tapi rutin maka akan menjadi budaya yang menyenangkan dan menggembirakan semua warga.

Bupati Ali Mukhni tengah merencanakan membuat kegiatan goro serentak se Padang Pariaman. Kegiatan ini nantinya akan dimasukkan dalam agenda Museum Rekor Indonesia (MURI).

Terkait dengan pengelolan dan penggunaan dana nagari, Ali Mukhni mengatakan bahwa ia tidak ingin satu pun wali Nagari di Padang Pariaman yang berurusan dengan penegak hukum.

“Mungkin saya yang pertama kali mengadakan MOU dengan penegak hukum untuk mengawasi dana nagari,” katanya tegas.

Ia menekankan, kepada Wali Nagari harus berhati-hati dalan menggunakan dana nagari.

“Kalau ada keraguan segera lakukan konsultasi dengan camat, DPMD, Inspektorat atau Sekda,” tukuknya mengingatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Drs. Erman, MM menjelaskan tujuan diadakannya rapat koordinasi sebagai upaya percepatan sekaligus evaluasi program kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan dana nagari.

Harapannya nanti, kegiatan pemberdayaan akan lebih diperbanyak dibanding kegiatan fisik dan pengelolaan Keuangan dana nagari sesuai penggunaannya sesuai aturan.

Rakor diikuti oleh Wali Nagari dan Wali Korong se Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan V Koto Timur. Turut hadir Camat V Koto Kampung Dalam Khairul Nisam dan Camat V Koto Timur Arlis. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*