Rapat Paripurna Internal DPRD Kota Payakumbuh, Hanya 2 Calon Pimpinan, Demokrat Ditangguhkan

YB Dt Parmato alam.

YB Dt Parmato alam.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Meskipun hingga sekarang, Senin (29/9), Partai Demokrat belum menyampaikan calon Wakil Ketua Definitif ke Sekretariat DPRD, namun rapat paripurna internal DPRD dengan agenda pembahasan Calon Ketua dan Wakil Ketua Definitif tetap berlangsung hikmat.

Rapat paripurna internal dipimpin Ketua Sementara Yendri Bodra Dt Parmato Alam dan Wakil Ketua Sementara Suparman yang dipandu Sekretaris Dewan Drs H Atur Satria serta dihadiri seluruh anggota dewan. Dalam kesempatan itu, pimpinan dewan juga meminta pertanggungjawaban laporan dari Pansus Kode Etik yang sudah melaksanakan tugas konsultasi ke Biro Hukum, Biro Otda dan Biro Kemenkumham Jakarta, beberapa hari lalu.

Usai rapat paripurna internal, Sekwan Atur Satria kepada sejumlah wartawan, mengatakan, sambil menunggu DPC Partai Demokrat menyampaikan calon wakil ketua definitif, pimpinan beserta anggota DPRD memutuskan untuk mengirmkan dua nama calon pimpinan defenitf ke walikota Payakumbuh, kemudian diteruskan Pemerintah Kota Payakumbuh ke Gubernur.

Dua nama calon pimpinan definitif yang akan disampaikan ke Walikota dalam waktu dekat itu diantaranya Yendri Bodra Dt. Parmato Alam dari Partai Golkar, Suparman dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sedangkan dari Partai Demokrat kita masih menunggu rekomendasi dari DPC Partai Demokrat.

“Kemudian, usai rapat paripurna internal, dilanjutkan dengan agenda penyampaian nota keuangan rancangan perubahan APBD oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi yang dihadiri seluruh SKPD,” ujar Atur Satria.

Dalam sambutannya, Walikota Payakumbuh Riza Falepi, menyebutkan, pada perubahan APBD tahun angaran 2014 mengalami peningkatan sebesar Rp12.934.915.679,- dari target awal sebesar Rp587.035.946.858,- yang menjadi Rp599.970.862.537,-.

Perubahan pendapatan daerah tesebut sebagian besar akibat penambahan pada item lain-lain pendapatan daerah yang sah. Namun secara ringkas dapat disampaikan Pendapatan Asli Daerah, mengalami peningkatan sebesar Rp1,36 miliar dari yang ditargetkan di APBD awal sebesar Rp60,9 miliar sehingga pada perubahan APBD target PAD Kota Payakumbuh adalah sebesar Rp62,3 miliar.

Untuk dana perimbangan, target pendaptan dari dana perimbangan ini mengalami penurunan sebesar Rp426 juta, terutama akibat adanya penyesuaian target dan bagi hasil pajak dan bukan pajak sesuai dengan paraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

”Pada item lain-lain pendapatan daerah yang sah, mengalami peningkatn penerimaan yang cukup signifikan. Pada perubahan APBD ini, kita mendapatkan angaran pendapatan hibah sebesar Rp1 miliar sebagai kompensasi program pelayanan air bersih untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), “ujar Walikota Riza Falepi.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*