Ratusan Eksamplar Stiker Salib Diamankan

Padangpanjang, Padangtoday—Masyarakat Kota Padangpanjang yang nota bene berjuluk Serambi Mekkah, digegerkan dengan adanya penemuan ratusan eksemplar stiker salib di kawasan Terminal Regional Bukitsurungan Kelurahan Bukitsurungan sekira pukul 21.00 WIB, beberapa waktu lalu.

Advertisements

Penemuan stiker tersebut bermula dari laporan warga terhadap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ketika melihat adanya setupuk stiker yang tidak lazim dijual bebas di daerah itu. Ratusan eksamplar stiker di dalam kardus dan sebagian besar lainnya berserakan di depan salah satu kios, tepatnya dekat gerbang masuk pasar sayur di kawasan terminal setempat.

Keterangan salah seorang warga setempat, Agus Salim, 46, mengatakan stiker tersebut dikeluarkan dari dalam salah satu kios yang telah lama kosong. Saat itu si pengontrak yang juga salah seorang warga kelurahan setempat, membersihkan kios tersebut karena hendak segera dihuninya untuk memulai usaha.

“Siang sebelum ditemukannya stiker tersebut, kami melihat seseorang yang merupakan calon penghuni kios kosong tersebut tengah bersih-bersih dan mengeluarkan banyak barang-barang rongsokan. Namun karena belum sempat dibakar, stiker tersebut tampak dimainkan anak-anak sehingga bertebaran dan bahkan salah satunya sampai di warung tempat saya berjualan,” terang Agus yang juga pedagang makanan di komplek pasar tersebut.

Kasat Pol PP Padangpanjang, Joni Aldo saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan pengamanan terhadap lebih kurang 400 eksemplar stiker yang ditemukan warga di sekitaran kios pada Pasar Sayur Bukitsurungan.

Stiker tersebut dikatakan Joni, seperti hendak dibuang oleh si pemilik yang hingga saat ini belum diketahui orangnya. Hal itu terlihat dari keberadaan stiker yang menumpak bercampur dengan barang-barang rongsokan bekas pembersihan gudang.

Joni mengaku sekira pukul 22.00 WIB, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar terkait adanya temuan stiker. Menyikapi hal itu, Joni mengutus Tim Ops B yang dikomandoi Hendri Zaid untuk melakukan pengamanan untuk menghindarkan penyalahgunaan.

“Begitu laporan adanya penemuan benda tersebut, kami langsung meluncur ke lokasi guna pengamanan. Dari kondisi di lapangan, diperkirakan stiker tersebut hendak dibuang atau dibakar si pemilik karena ditemukan dalam tumpukan barang-barang rongsokan atau sampah gudang salah satu kios di pasar itu,” ungkap Joni didampingi Kasi Ops David Nover Marthin kepada Today, Kamis (11/2) sore ini.

Hingga berita ini diturunkan, Joni mengaku belum ada perkembangan terbaru dan untuk sementara masih mengamankan benda Made in Cina berupa stiker itu di Mapol PP. “Hingga saat ini kami belum mengetahui secara pasti siapa pemiliknya. Namun perkiraan sementara, tidak ada upaya penyebaran karena saat ditemukan tampak akan dilakukannya pemusnahan,” pungkas Joni. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*