Ratusan Pelanggaran Lalin Sejak Diberlakukan Tilang Elektronik

Advertisements

Padang Kepolisian mengungkap pelanggaran lalu lintas terdapat 28 peringatan penindakan denda tilang, dengan 900 lebih pelanggaran sejak diberlakukan tilang elektronik atau Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE)

“Dari pelanggaran tersebut, beberapanya telah melakukan konfirmasi baik melalui website E-TLE atau datang secara langsung, dan sisanya masih dalam proses,”kata Kepala Urusan Penerangan Umum (Kaur Penum) Bidhumas Polda Sumbar AKP Gunawan Wibisono di Padang.

Menurut dia, pelanggar mengabaikan surat konfirmasi tersebut kepolisian telah melakukan pemblokiran sebanyak 36 STNK.

“Blokir baru dapat dibuka saat pemilik telah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor nantinya disertai denda tilang elektronik dimaksud,”ucap dia.

Secara umum pelanggaran lalu lintas ini terjadi akibat tidak menggunakan helm bagi pengendara kendaraan bermotor roda dua, dan tidak menggunakan sabuk pengamanan (Safety belt) bagi pengendara kendaraan roda empat. “Kemudian melawan arus, dan putar balik, melewati marka jalan,”pungkas Gunawan.

Gunawan menyebutkan, tilang elektronik di mulai sejak 23 Maret 2021 secara nasional.

Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) sebagai salah satu dari 12 Polda yang resmi menerapkan tilang. Untuk di Sumbar baru di Polresta Padang,”kata dia.

24 Maret sampai dengan tanggal 6 April 2021 lalu, Polda Sumbar telah memulai tahapan sosialisasi E-TLE.

Tahapan berikutnya, tanggal 6-14 April 2021 masih dalam rangka sosialisasi penindakan maka pengiriman surat konfirmasi E-TLE disertai bukti foto pelanggaran dan tanda nomor kenderaan bermotor (TNKB) ke alamat pelanggar lalu lintas tanpa diikuti denda tilang.

“Namun setelahnya, yakni mulai tanggal 15 April 2021 sampai dengan seterusnya, penindakan telah resmi diikuti dengan denda tilang,”jelas Gunawan.

Dia menambahkan, untuk Kota Padang sendiri, Sosialisasi E-TLE telah dilakukan TMC Polresta Padang mulai 28 April 2021.

“Untuk ibukota Provinsi Sumbar ini terdapat 5 titik kawasan penerapan tilang elektronik dengan kamera ETLE di 10 lokasi,”sebut dia.

Gunawan menghimbau seluruh masyarakat Sumbar semakin disiplin dalam berlalu lintas. Tanpa kehadiran Polisi di lapangan, tentunya disiplin berlalu lintas tetap terjaga dengan baik.

‌”Mari kita terus membenahi diri dalam disiplin berlalu lintas, terlebih kita semua diawasi 24 jam oleh kamera monitoring,” himbaunya. (dpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*