Rektor UNUSA Ungkapkan Biaya Kuliah UNUSA Terjangkau

unusaJakarta, PADANGTODAY.com – Program studi (prodi) Kedokteran identik dengan prodi untuk kalangan mampu saja. Tidak dipungkiri, stereotip ini muncul karena mahalnya biaya perkuliahan yang harus dikeluarkan mahasiswa, selama masa studi. Namun, stereotip itu perlahan coba untuk dikikis oleh kehadiran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Salah satu universitas swasta yang terletak di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Rohman Romdoni, rektor UNUSA, mengungkapkan biaya perkuliahan di UNUSA akan dapat dijangkau oleh mahasiswa tidak mampu, terutama bagi fakultas kedokteran. Dia mengakui besaran biaya perkuliahan memang belum ditentukan. Tapi, selaku rektor, dia menjanjikan fakultas kedokteran di UNUSA tidak akan semahal fakultas kedokteran di universitas swasta lain. “Kita mencari kualitas, kita tidak mencari duit,” tegasnya usai menghadiri acara serah terima Surat Keterangan (SK) ijin penyelenggaraan program studi kedokteran dan profesi dokter pada UNUSA, di Jakarta, Jumat malam (18/7).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh pun bahkan menekankan agar UNUSA memegang prinsip keterjangkauan bagi masyarakat. “Pak Romdoni tidak boleh terjebak dalam wilayah bisnis, karena ada FK nya jadi berlomba mahal, tidak boleh itu!” ujarnya.

Sebagai langkah awal, sebanyak 50 mahasiswa akan menjadi daya tampung di fakultas kedokteran. Seperti disampaikan Mendikbud, kuota tersebut adalah kuota yang standar bagi prodi fakultas kedokteran. “Nantinya, akreditasi bagus, lulusan bagus, dan hasil ujian bagus, baru kita naikkan,” katanya.

Sebanyak dua rumah sakit akan menjadi tempat praktik bagi para mahasiswa, yaitu RS. Islam Surabaya A. Yani, dan RS. Islam Surabaya Jemursari. Selain itu, universitas ini memiliki 18 dosen tetap. Mereka terdiri dari dosen preklinik, dan klinik. Secara keseluruhan, UNUSA memiliki enam program studi (prodi) yaitu Ilmu Kesehatan, Keperawatan (dengan jenjang Sarjana untuk prodi Keperawatan, dan jenjang Diploma.untuk prodi Keperawatan, Kebidanan). Kemudian, prodi Teknik, Ekonomi, Keguruan dan Pendidikan, Kedokteran. (md/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*