Remaja 16 Tahun dilarang Inggris Bepergian ke Suriah

Asap membumbung tinggi menyusul serangan udara oleh pasukan pemerintah Suriah di daerah yang dikuasai pemberontak di Douma, timur laut Damaskus, 5 Februari 2015.

Asap membumbung tinggi menyusul serangan udara oleh pasukan pemerintah Suriah di daerah yang dikuasai pemberontak di Douma, timur laut Damaskus, 5 Februari 2015.

Advertisements

Inggris, PADANGTODAY.COM-Seorang remaja di Inggris berusia 16 tahun yang kedua abangnya tewas karena ikut berperang di Suriah dilarang bepergian ke luar negeri.

Hakim Hayden memutuskan remaja itu berada di bawah perlindungan pengadilan sehingga tidak boleh meninggalkan wilayah hukum Inggris dan Wales.

Keputusan ini diambil di sidang Divisi Keluarga Pengadilan Tingggi London setelah dinas sosial mengungkapkan kekhawatiran dia akan pergi ke Suriah.

Berdasarkan hukum, nama remaja tersebut tidak boleh diumumkan namun otoritas lokal yang meminta agar dia mendapat perlindungan pengadilan adalah Dewan Kota Brighton and Hove, yang terletak di pantai selatan Inggris.

Pengadilan mendengarkan staf dewan kota yang mendapat informasi bahwa para anggota keluarganya merencanakan perjalanan untuknya ke Dubai pada liburan Paskah, pekan pertama April.

Hakim ingin ‘agar anak itu tetap hidup’ dan perintah untuk melarang dia bepergian ke luar negeri adalah tepat.

“(Remaja itu) merupakan anak muda yang rentan,” kata Hakim Hayden.

“Dia berkembang di Inggris modern dalam keluarga yang luar biasa, sebuah keluarga dengan anggota prianya dengan terang-terangan berkomitmen untuk melancarkan jihad di Suriah yang tercabik perang.”

(BBC I/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*