Restoran Di Taiwan Di Protes Karena Gunakan Nama Nazi

PlonglivenazidalamADANGTODAY.com – Sebuah restoran Italia di Taipei, Rockmill, memberi nama salah satu menu spaghetti isi sosis dengan “Long Live Nazi Spaghetti”. Pemberian nama itu dikarenakan hidangan menggunakan sosis Jerman. Pemilik restoran, Tsao Ya Sin, juga ingin menarik perhatian dengan penggunaan nama tersebut.

Ternyata nama spaghetti populer dari restorannya benar-benar mengundang perhatian khalayak. Kantor perwakilan Israel dan Jerman kaget serta menyesali pemakaian nama bertema Nazi. Menurut mereka, hal ini menunjukkan beberapa orang di Taiwan kurang memahami sejarah pembantaian Yahudi dan minoritas lainnya oleh Nazi.

Tsao mengaku memang hanya paham sedikit mengenai Perang Dunia 2. Namun ia tak menyangka pemakaian nama itu akan mengundang kritik tajam. Akhirnya ia pun mengganti nama hidangan menjadi “World Champion Spaghetti”. Nama ini dipilih untuk menghormati kemenangan Jerman pada Piala Dunia lalu.

Sebenarnya menu “Long Live Nazi Spaghetti” sudah ada sejak awal restoran dibuka tahun lalu. Saat itu Tsao tidak pernah mendapat protes sampai ketika media lokal mengunjungi restorannya.

“Tak ada masalah sampai sebuah berita TV datang ke sini. Kami minta maaf . Kami akan mengganti nama menjadi World Champion secepatnya,” tutur Tsao seperti dilansir dari Alliance News (18/08/2014).

Ini bukan kali pertama tempat makan di Taiwan kena protes terkait Nazi. Pada tahun 2000, sebuah restoran di Taipei memicu kontroversi karena menampilkan beberapa foto kamp konsentrasi Nazi di dinding restoran. Pemilik restoran lalu menyatakan ketidaktahuan dan kemudian mencopot foto-foto tersebut.

(odi/nol)