Reynold Rehan Pratama, Mahasiswa Unand Pengusaha Jesigo

Bukanlah hal yang mudah untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Apalagi, jika usaha itu dilakukan saat masih muda melakoni sebagai mahasiswa. Waktu yang dimiliki pun harus dibagi ekstra antara mengurus bisnis dengan tumpukan segudang tugas-tugas kuliah. Belum lagi jika ujian semester tiba, waduh kebayang sibuknya seperti apa, namun IPK Reynold sekarang masih tetap bagus 3,69.

Terbukti, Reynold Rehan Pratama Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas Sumatera Barat yang sudah Semester 8 ini mengatakan, ia bertekad membiayai kuliahnya sendiri. Meski usianya baru 21 tahun, ia telah berhasil menjadi pengusaha Jesigo (Jeruk Siam Gunung Omeh) yang cukup sukses.

Advertisements

Memang bukan hal yang mudah menjadi mahasiswa sembari berbisnis, melalui usahanya tersebut, Reynold bukan hanya bisa membiayai kuliahnya namun juga memenuhi keperluan pribadinya sehari-hari. Ia menceritakan ilmu mengenai bagai mana menjadi petani Jeruk ini ia dapatkan hanya bimbingan dari adik ayahnya (paman) dan arahan Ayahnya yang merupakan petinggi salah satu Bank swasta di Payakumbuh.

Usaha ini bermula tanpa direncanakan sejak ia masih masuk kuliah Saat itu, ia mulai menanam bibit jesigo di tanah milik ayahnya sendiri yang kebetulan masih menjadi lahan kosong waktu itu, kebun Kesigo yang berlokasi di Suliki ini tepatnya di Kecamatan Suliki Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, bersebelahan dengan Monumen Nasional (Monas) PDRI di Kototinggi, selain Jesigo Reynold juga menanam beberapa buah-buahan seperti Pisang, Pokat dan Durian, setelah menanam dan mulai berbuah serta panen sampai akhirnya ia putuskan menjadi penjual buah Jesigo langsung di Kota Payakumbuh di tempat kampung Ibunya.

Dalam seminggu, ia berhasil menjual ratusan kilo, dan mendapat keuntungan bersih hingga jutaan rupiah.

Sejak hari itu, ada pedagang buah yang berminat menampung buah jesigonya Reynold, yang di patok dengan harga dasar Rp.13.000,- per kilo, Sekarang Ia tidak lagi ikut berjualan dan telah menjadi mitra Pedagang Jesigo di Kota Payakumbuh.

Ia bertekat nantinya, Jesigo bisa menjadi salah satu Jeruk pilihan dan bisa bersaing di pasaran hingga merambah ke luar daerah dan luar Provinsi Sumbar,
“kita juga akan membuka tempat wisata dengan memetik langsung buah Jesigo dari batangnya untuk di bawa pulang sebagai oleh-oleh, ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan ini juga bisa mendorong sektor pariwisata dan edukasi bagi masyarakat, “tutur Reynold.

Hingga hari ini Jumat, 8 Januari 2020, Bisnis Reynold mulai berkembang pesat, IPK pun tetap bisa bikin orangtua bangga.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*