Risalah Akhir Zaman

Ilustrasi

Ilustrasi

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Apa tujuan menyebut-nyebut Nama Allah? Yaitu untuk mengingat Allah! Apa yang diingat dari Allah? Yaitu: Kekuasaan-KekuasaanNya, Kebaikan-KebaikanNya dan Nikmat dariNya! Apa tujuan mengingat itu semua? Agar hati menjadi tenang dan timbul rasa syukur kepada Allah.

Selanjutnya Allah berfirman: jika kamu bersyukur kepadaKu akan kutambah nikmatKu (sesuai doa dlm Alfatihah “Tunjukilah kami kejalan
lurus yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat!” , Namun jika kamu ingkari maka tunggu azabKu ” peringatan bagi orang-orang
yang lalai dan ingkar!” Tujuan Penciptaan alam semesta dan segala isinya ini serta manusia ialah agar mereka mengenal, mendekatkan diri dan bersyukur kepada
Pencipta itu yang telah memberi berbagai fasilitas baik yang diminta maupun yang tidak diminta kepada semua manusia selama ini.
Jika kita mengenal, mensyukuri semua Kebaikan-KebaikanNya maka bagaimana mungkin Dia akan menyiksa kita? Namun jika kita melupakan atau mengingkari
Pemberian-Pemberian dan Kebaikan-KebaikanNya, Bagaimana kita boleh mengharap-harap Kasih SayangNya?

Apa tujuan Syahadat, Shalat , Zakat, Puasa, Haji? Yaitu agar mengingat Allah, mendekatkan diri dan bersyukur kepada Allah serta mengasihsayangi sesama! Namun jika sebaliknya ibadah-ibadah tersebut justru membentuk karakter-karakter berbeda seperti lupa dab menjauh
dari Penciptanya, sombong serta serakah dan dengki kepada sesama! maka bisa dipastikan Ibadah-ibadah yang dikerjakan itu hanya
menambah-nambah celakanya saja dan murka Allah atasnya. Sebab keberadaannya hanya sebagai laknat bukan manfaat!

Tujuan “doa utama” dalam Alfatihah yg diwajibkan untui diucapkan berulang-ulang dan diharap-harapkan agar dikabulkan Allah dalam setiap
shalat ialah ucapan “Tunjukilah kami kejalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat”! Siapakah orang-orang yang
dimaksud? (QS)Yaitu 1. Para Nabi dan Rasul. 2.Syuhada (Pejuang agama yang ikhlas/tanpa pamrih). 3. Shidiqin (orang-orang benar dan jujur). 4. Shalihin (orang-orang baik dah dermawan).

Lalu jika kita bukan golongan orang-yana ke-1, kenapa kita tidai berjuang menjadi golongan orang-orang ke-2, 3 dan 4? Apa pendapat saudara jika ada orang-orang yang mengerjakan shalat dan membaca Alfatihah berulang-ulang baik berjamaah atau sendiri-sendiri dalam hidupnya untuk memohon petunjuk agar dapat berjalan dijalan
orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah (jalan yang lurus) namun setelah petunjuk itu datang dan paham tetapi mereka berpaling dan tetap enggan bahkan tidak sudi mengikutinya? dan Atau apa pendapat saudara jika ada orang-orang yang ibadahnya rajin tetapi dia tetap :

2.Pamrih dalam agama atau 3.Tidak benar dan tidak jujur. 4.kikir, serakah, pendengki kepada sesama?
Sebaik-baik kamu adalah yang paling banyak manfaatnya (haddist)!

Contohnya: 1.Para Nabi dan Rasul. 2.Pejuang-pejuang agama yang Ikhlas. 3.Orang-orang benar dan jujur. 4.Orang-orang baik dan dermawan. Untuk mewujudkan karakter-karakter manusia seperti itulah visi misi utama diutusnya Nabi Muhammad Saw sbg rahmat bagi semua. Juga tujuan ibadah-ibadah yang dicontohkan beliau. Atau apakah orang-orang yang seperti 1.Musuh para Nabi. 2.Penculas atau pamrih dalam agama. 3.Para Penipu .4.Orang-orang Kikir, Serakah dan Pendengki bisa bermanfaat
dan menjadi rahmat?

Apa pendapat saudara jika ada orang-orang yang mengaku-ngaku beragama Islam & Rabb (Tuan)nya adalah Allah Yang Pengasih lagi Penyayang dan
mereka mengaku sebagai hamba-hambaNya, Tetapi mereka hidup dalam keserakahan dan kedengkian? dan mengaku-ngaku sebagai pewaris Nabi, tetapi justru mereka mencari nafkah, harta, tahta atas nama agama, tidak jujurdan amanah serta tidak tabligh secara benar dan ikhlas, juga bertele-tele? Bukankah tokoh-tokoh beginilah yang menghambat dan merusak kemuliaan Islam? Juga Mencemarkan Nama Allah? dan musuh para Nabi-nabi?

Dalam Alfatihah kita tetap memohon kepada Allah agar diberi petunjuk jalan yang lurus seperti yang telah diberi kepada orang-orang terdahulu. Bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang sesat.

Siapakah orang-orang yang dimurkai itu? 1.orang-orang yang ingkar kepada Allah dan RasulNya. 2.Orang-orang yang mensekutukan/menduakan Allah. 3.Orang-orang munafik,dll 2. Siapakah orang-orang yang sesat itu? Yaitu orang yang beragama tetapi tidak tau tujuan agamanya & orang-orang yang mengamalkan
ibadah-ibadah tapi tidak sampai-sampai kepada maksud dan tujuannya dan hanya ikut-ikutan saja!

Apa yang telah kusampaikan itu semua adalah Intisari dan Tujuan agungdan Mulia dari diturunkan Agama Islam dimuka bumi melalui Nabi Muhammad Saw sebagai rahmatan lil alamin. Yang tercakup dalam Tujuan Rahasia Agung di Alfatihah (Induk Al Qur’an) yaitu ayat yang diperintahkan dan diwajibkan utk dibaca berulang-ulang agar dikaji dan
dipedomani.

Yang diajarkan-Nya kepadaku. Dan Yang benar datangnya dari Allah. dan yang salah itu datang dari kekhilafan dan kelemahanku. Semoga Allah mengampuniku.
Sebagai penutup risalah yang saya sampaikan. Kenapa Allah menetapkan atas ZatNya sifat KasihSayang? Sebab Allah telah menetapkan atas iblis dan pengikut-pengikutnya hingga akhirzaman sifat-sifat: Ingkar, Serakah dan Pendengki kepada sesama! Dan seluruh kejahatan dan ketidaknyamanan dimuka bumi ini berawal dari sifat-sifat buruk ini yang menimbulkan dampak Seperti Tidak patuhnya iblis, Adam dan Hawa, Penjajahan, Pengusiran, Perbudakan, Koruptor, Zina, Penipuan, Pembunuhan, Riba, Kejahatan-kejahatn lain, Pelanggaran HAM, dll.

Sebab sifat-sifat inilah!
Akhirqalam “Ingatlah selamanya bahwa Pencipta, Pemilik, Penguasa alam smesta dan Segala isinya ini telah menetapkan Bahwasanya NamaNya:

Allah dan menetapkan atas ZatNya sifat KasihSayang. dan Dialah yang mengutus para Nabi dan Rasul sejak awal kemanusiaan guna mengajarkan kepada hamba-hambaNya agar selalu Ingat dan bersyukur kepadaNya serta mengasih sayangi sesama & sebaliknya Dia juga yang menciptakan Iblis sebagai mahkluk yang lupa diri dan sombong serta serakah dan dengki kepada sesama. sebagai ujian-ujian bagi manusia!”
Salam!

Reff: Allah Subhanahu Wataala berfirman:
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
“Iblis menjawab: Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya
benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang
lurus (Sirathalmustaqim).” [QS. al A’rof (7): 16]

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ إِلا عِبَادَكَ
مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
“Iblis menjawab: (aku bersumpah) demi kekuasaanMu , Aku akan
menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di
antara mereka. [QS. Shod (38): 82-]

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ
وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
“Iblis berkata: Wahai Rabbku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa
aku sesat, akan kujadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di
muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.” [QS. al
Hijr (15): 39]

قَالَ أَرَأَيْتَكَ هَذَا الَّذِي كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ
إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لأحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُ إِلا قَلِيلا
“Dia (Iblis) berkata: Lihatlah orang yang Engkau muliakan atas diriku
ini, Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari
kiamat, niscaya akan kusesatkan keturunannya, kecuali sebahagian
kecil. [QS. al Isro’ (17): 62]

“Alloh berfirman: Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada
Adam) di waktu Aku menyuruhmu? Iblis menjawab: Saya lebih baik
daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan
dari tanah. Allah berfirman: Turunlah Kau dari surga itu..!! tidak
sepatutnya kau menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah, sesungguhnya
kau termasuk orang-orang yang hina.
Iblis menjawab: Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan.
Allah berfirman: Baiklah! kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.
Iblis menjawab: Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya
benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang
lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari
belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.
Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur . Allah
berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi
terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu,
benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kalian semuanya.”
[QS. al A’rof (7): 12-18]

قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ فَإِمَّا
يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا
يَشْقَى وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا
وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى
”Allah Subhanahu Wataala berfirman: Turunlah kalian semua dari surga
sebagian kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika
datang kepada kalian petunjuk dari-Ku, maka barangsiapa yang mengikut
petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka/sengsara. Dan
barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya
penghidupan yang sempit dan akan Kami kumpulkan mereka pada hari
kiamat dalam keadaan buta”. [QS. Thoha (20): 123-124]

قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي
هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ
يَحْزَنُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَئِكَ
أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Allah berfirman: Turunlah kalian semuanya dari surga itu.! Kemudian
jika datang petunjuk-Ku kepada kalian, maka barangsiapa yang mengikuti
petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak
(pula) mereka bersedih hati. Adapun orang-orang yang ingkar dan
mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal
di dalamnya.” [QS. al Baqoroh (2): 38-39]

Dengan menyebut nama Allah Yang Pengasih lagi Penyayang”.
“Segala puji bagi Allah, Pemilik semesta alam”.
” Pengasih lagi Penyayang”.
“Yang merajai Hari Pembalasan”.
“Hanya kepada Engkaulah yang kami mengabdi dan hanya kepada Engkaulah
kami meminta pertolongan”.
“Tunjukilah kami jalan yang lurus”,
“(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada
mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan)
mereka yang sesat”.

(/**)
Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*