Riza Falepi, Walikota dengan Gagasan dan Kerja Nyata

Dodi Syahputra, Padang Today, bersama Wako Riza Falepi

Dodi Syahputra, Padang Today, bersama Wako Riza Falepi

Advertisements
Wako Riza Falepi temu wartawan di ruangan kerjanya

Wako Riza Falepi temu wartawan di ruangan kerjanya

Wako Riza Falepi temu wartawan

Wako Riza Falepi temu wartawan

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-”Hutang saya, bagaimana mensejahterakan masyarakat Payakumbuh!”

Pandangan Walikota Payakumbuh dilepasnya jauh, sembari menghela nafas agak panjang dan dalam. Bertemu muka dengan para wartawan di Kota Payakumbuh, Sabtu pagi selepas menjadi Irup Upacara Hari Bela Negara, di ruangan kerja, penampuk BA 1 M itu mengaku merasa rindu sekali.

”Selayaknya kita bertemu rutin ya. Jika, rutin ini banyak gagasan yang akan kita susunkan jadi kerja nyata. Tapi, ya, kesibukan saya, kesibukan rekan-rekan, membuat jadwal kita berjumpa agak mandek,” Riza Falepi agak sesal. Kota Payakumbuh di kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Suwandel Mukhtar, telah berhasil menggondol banyak penghargaan.

Berkali-kali, sang Walikota harus bolak-balik ke Jakarta menjemput penghargaan itu. Tak lama lagi, predikat Wajar Tanpa Pengecualian, dengan catatan kembali didapuk pemerintahan Riza Falepi. Suatu penghargaan atas pencatatan dan akuntabilitas keuangan negara yang cukup mumpuni.

Jika sudah mulai berbicara, Riza Falepi tak pernah lepas dari konsepnya membangun Kota Biru ini. Cuma satu hal yang menjadi cita-cita utamanya, namun tidak dimaktubkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2012-2017, yakni mensejahterakan masyarakat Payakumbuh seluruh dan seutuhnya.

”Soal Bandara, kalau tidur saja kita akan tumbuh 2%. Kalau sekarang, bisa 8% pertahun. Income jelas. Parkir, penyerapan tenaga kerja, seharusnya layak dibangun di Payakumbuh. Bicara bandara, bukan untuk urusan saya pribadi,” aku Riza Falepi, Walikota cerdas penuh inovasi ini.

Pada saat pertemuan pebisnis nasional yang akan diundang provinsi di Bukittinggi, 21 Desember 2015 mendatang, ia berjanji akan bicara. Bahwa kini, Payakumbuh telah siap dengan segala bentuk kemauan dan kemajuan.

Tinggal satu saja masalah yang menjadi kerumitan utama. Lahan!

”Sebab, lahan kita yang terbatas, belum milik Pemko, maka pembebasan lahan menjadi subjek utama yang harus diselesaikan,” aku alumnus Magister Tekno Elektro ITB Bandung ini.

Namun, secara gamblang dikatakannya, Payakumbuh telah menyiapkan, membangun fasilitas pertanian, pendidikan, dan sebagainya. Boarding school di SMAN 5 yang beroperasi di semester baru 2016 mendatang akan meningkatkan kapasitas keilmuan, bangun kapasitas leadership. Kini, juga disiapkan SMK IT Lamposi.

Secara konsep pembangunan Riza Falepi patut diacungkan jempol. Peninggalan periode sebelumnya yang di 2012 dulu hanya menyisakan anggaran pembangunan 16 persen, kini sudah 53 persen. Sebelumnya habis di biaya rutin saja.(dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*