Rp1,7 Miliar Dianggarkan untuk PDIKM Berbenah

Padangpanjang, Padangtoday—Pascapengalihan pengelolaan dari Yayasan milik keluarga besar almarhum Bustanil Arifin ke Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang, Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) segera berbenah demi kepuasan wisatawan yang terus meningkat signifikan.

Advertisements

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Porbudpar), Sri Syahwitri menyebutkan saat ini pihaknya tengah menunggu perampungan Detail Engineering Disgn (DED). PDIKM dikatakannya bakal melakukan beberapa pembenahan sarana prasarana guna peningkatan kenyamanan pengunjung. Di antaranya pembenahan rumah gadang, rangkiang dan pagar serta sejumlah sarana pendukung lainnya.

Beberapa perbaikan di rumah gadang yang merupakan sentra informasi dan dokumentasi kebudayaan Minangkabau tersebut, yakni penggantian diding tadia (anyaman bambu) dan dinding ukiran pada bangunan rangkiang.

“Guna pembenahan tresebut, melalui APBD sedikitnya telah dianggarkan sekitar Rp1,7 miliar. Melalui pembenahan ini nantinya, diharapkan memberikan kenyamanan sehingga mendorong terjadinya peningkatan kunjungan wisatawan ke PDIKM sebagai Gate of Sumatera Tourism,” ungkap Syahwitri didampingi Kabid Pariwisata Medi Rosdian.

Peralihan pengelolaan tersebut dikatakannya, pihak yayasan tetap akan digandeng terkait kelengkapan arsip dan dokumentasi sejarah kebudayaan Minangkabau. “Diantaranya, pihak yayasan sangat apresiasif untuk melengkapi arsip mikrofilm yang kebetulan telah banyak mengalami kerusakan,” sebutnya lagi.

Meningkat

Melalui berbagai terobosan yang digenjot dinas terkait, tingkat kunjungan wisatawan lokal dan manca negara ke PDIKM setahun belakangan cukup sginifikan. Secara umum peningkatan income pariwisata Padangpanjang mencapai 135 persen dan tingkat kunjungan naik hingga 150 persen. Setidaknya selama tahun 2015 tingkat kunjungan PDIKM mencapai 29.788 wisatawan. Masing-masing 18.880 wisatawan asal manca negara dan 10.908 lainnya merupakan wisatawan nusantara.

Peningkatan yang terjadi setahun belakangan, dikatakan tidak terlepas dari tingginya tingkat kesadaran masyarakat dari kelompok sadar wisata Pokdarwis. Di antaranya Pokdarwis Kubu Gadang dan Minangkabau Village (MkV), yang mengangkat langsung atraksi kesenian dan tradisi kebudayaan Minang dalam memuaskan wisatawan di PDIKM.

“Kami sangat bersyukur adanya kesadaran masyarakat yang tinggi untuk berperan serta dalam dunia kepariwisataan. Beberapa objek baru yang kita tampilkan di PDIKM ini seperti tradisi makan bajamba dan makan baradaik, serta prosesi adat lainnya terbukti mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan manca negara,” ujar Medi menambahkan.

Bahkan sejumlah biro tour travel dikatakan telah menjalin kerja sama dengan jajaran dinas terkait, mengingat minat wisatawan terhadap PDIKM cukup tinggi. “Dalam waktu dekat kita juga berkolaborasi dengan dinas Koperindag untuk ketersediaan souvenir khas Padangpanjang,” pungkas Syahwitri. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*