Safari Ramadhan ke Kapur IX, Gusman Piliang: Saya Bangga dengan Sikap Masyarakat

Tim Safari Ramadhan, Kementerian Agama Limapuluh Kota turun pada malam kedua pelaksanaan shalat tarawih Ramadhan 1437, Senin (6/6).

Tim Safari Ramadhan, Kementerian Agama Limapuluh Kota turun pada malam kedua pelaksanaan shalat tarawih Ramadhan 1437, Senin (6/6).

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Tim Safari Ramadhan, Kementerian Agama Limapuluh Kota turun pada malam kedua pelaksanaan shalat tarawih Ramadhan 1437, Senin (6/6). Tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota Gusman Piliang itu turut dihadiri Kasi Pendidikan Agama Islam Chairunnas dan Kepala KUA Kecamatan Kapur IX Akmal Husni. Safari Ramadhan Kemenag Limapuluh Kota dipusatkan di Mesjid Nurul Huda Nagari Muaro Peiti Kecamatan Kapur IX.

Gusman menjelaskan, dalam empat tahun terakhir Kemenag Limapuluh Kota rutin melaksanakan Safari Ramadhan tersebut. Oleh Gusman, melalui kegiatan Safari Ramadhan diharapkan dapat melihat secara langsung masalah-masalah yang dihadapi umat.

Tim safari Ramadhan Kemenag Limapuluh Kota untuk tahun ini akan mengunjungi 14 Masjid. Kesemuanya tersebar di berbagai kecamatan. Dari catatan tim pada tahun yang lalu, masyarakat merespon kehadiran Tim Ssafari Kemenag dengan penuh suka cita.

“Saya bangga dengan sikap masyarakat hari ini yang sudah jauh berubah, Tim Safari Ramadhan Kemenag dari awal sudah kami sampaikan kepada masyarakat tidak membawa bantuan finansiil, masyarakat tidak pernah mempersoalkan hal tersebut. Bagi mereka bertemu dan bertukar fikiran dengan tim sudah jauh lebih berarti. Alhamdulillah kita masih dapat membawa bantuan Al-Quran dan bantuan zakat konsumtif dari Baznas bagi 4 mustahik,” sampai Gusman.

GP, panggilan akrab Gusman Piliang menghimbau kepada seluruh kaum muslimin untuk menjadikan Ramadhan sebagai wahana penguatan akhlak generasi muda.

“Genarasi muda kita dihadapkan pada maraknya penyalahgunaan  narkoba, seks bebas, kenakalan remaja dan berbagai peroalan lainnya. Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai kampus untuk memperbaiki kualitas imam dan taqwa,” amanat Gusman.

Chairunnas yang memberikan ceramah agama di hadapan ratusan jemaah menyampaikan, kita perlu bersyukur karena masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk bertemu dengan Ramadhan tahun ini.

“Ibadah puasa yang kita lakukan tidak hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus, melampaui hal tersebut ibadah puasa harus mampu memupuk solidaritas umat Islam, ibadah puasa harus menyentuh aspek sosial, pribadi taqwa yang lahir dari ibadah puasa harus memiliki kepedulian yang kaut terhadap sesama,” pesannya.

Ditambahkannya, umat Islam dihadapkan pada berbagai persoalan keumatan yang perlu direspon secara arif dan bijaksan. Disampaikannya, persatuan umat sedang diuji dengan berbagai isu yang setiap saat dapat mengancam umat Islam. Berbagai dinamika politik juga menyeret persolan yang perlu diperhatikan umat Islam.

“Singkatnya, berbagai krisis yang kita hadapi sekarang ini memerlukan respon serius dari kita semua,” pungkas penggiat kajian sosial ini.

Ratusan jamaah yang memadati Masjid Nurul Huda tampak antusias dengan  kehadiran Tim Safari Ramadhan Kemenag Limapuluh Kota. Mereka umumnya berharap agar jalinan silaturahmi yang sudah terbangun ini dapat ditingkatkan dan dikembangkan kedepannya.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*