Sampel Batu Kapur Bukit Tui Dikirim ke Krakatau Steel

Padangpanjang, Padang-today – Setelah sekian lama tidak tergarap, Pemerintah Kota Padang Panjang berencana akan membangkitkan kembali indutri Batu Kapur Bukit Tui. Sehingga, potensi daerah yang pernah memberikan kejayaan terhadap kota berjuluk “Serambi Mekah” itu pada era tahun 80-an itu, diharapkan bisa menjadi salah satu penunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Advertisements

Meskipun pengelolaan Batu Kapur hingga saat ini, masih tetap berjalan dan menjadi salah satu mata pencarian masyarakat sekitar. Khususnya, bagi pekerja penambang batu dan pekerja tungku, tetapi hasil dari kekayaan daerah itu, belum bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Prof.Edwar Juliartha menyebutkan wacana untuk penataan dan pengelolaan Batu Kapur Bukit Tui itu, sebenarnya sudah menjadi salah satu program unggulan dari Wali Kota Hendri Arnis dan Wawako Mawardi. Apalagi, potensi daerah yang dibiarkan “menggunung” tersebut, sempat jaya dan berimbas besar terhadap perekonomian masyarakat.

“Wacana ini sebenarnya sudah lama ada, tetapi dalam pelaksanaannya kita juga harus mengkaji berbagai persoalan yang akan terjadi, baik dalam proses penambangan, penjualan produk maupun mengenai keberadaan lahan. Apalagi, sama kita ketahui kawasan Bukit Tui tersebut termasuk dalam kawasan Hutan Lindung,” kata Edwar.
Disampaikannya, Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Koperindag dan UMKM telah mendatangkan Tim Pengkajian Kualitas Batu Kapur Bukit Tui dan Selasa kemarin juga telah dikirim sampelnya ke PT. Krakatau Steel.

“Kita sudah kirimkan sampel yang telah melalui pengujian dan secepatnya akan diberikan kabar tentang kerjasama penggunaan kapur dari Padang Panjang untuk pabri baja terbesar di Nusantara itu,” sebut Edwar Juliartha.

Disebutkan Sekda, jika jadi kerjsama tersebut, setidaknya akan ada lapangan kerja baru bagi masyarakat Padang Panjang, termasuk juga mengolah potensi alam yang ada di Padang Panjang.

“Dari cerita yang saya dengar, dulu batu kapur ini adalah usaha andalan dari Padang Panjang, banyak pekerja dari berbagai daerah yang datang bekerja ke Padang Panjang. Setidaknya ada 8000 hingga 10.000 pekerja yang bisa diserap untuk usaha pondok kapur ini,” jelas Setdako. (Rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*