Santri ICBS Sabet Juara 1 Cipta Puisi di Ajang FSL2N 2016 Sumbar

Santri ICBS Sabet Juara 1 Cipta Puisi di Ajang FSL2N 2016 Sumbar

Santri ICBS Sabet Juara 1 Cipta Puisi di Ajang FSL2N 2016 Sumbar

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FSL2N) Tingkat Provinsi Sumatera Barat menjadi berkah bagi Pesantren Terpadu Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh. Pasalnya, dari ajang tersebut, santri-santri mereka berhasil unjuk kemampuan dengan memboyong berbagai juara, serta mengangkat nama baik sekolah.

Adalah Muhammad Muaziri Fazil, siswa kelas IX SMP IT Insan Cendekia Boarding School yang berhasil menyabet juara pertama di cabang lomba cipta puisi. Siswa lainnya, Agustullah Rizki juga meraih juara kedua di bidang seni dan baca Alquran (MTQ). Siswa kelas VIII SMP IT ICBS asal Payakumbuh ini mendulang banyak pujian dari dewan juri. Selain itu, Hanifah Rahmadanti juga menambah perbendaharaan juara dengan raihan juara harapan 1 cabang melukis.

Topik yang diangkat oleh peserta dari SMP IT Insan Cendikia Boarding School adalah Tabuah. Hal itu disampaikan Ustadz Penggy Yunizal S.PdI, guru pendamping SMP IT ICBS di gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP).

“Tahun ini temanya Kebudayaan. Cabang Cipta Puisi, juri yang diketusi Bapak Wirman Ilyas meminta peserta membuat puisi tentang kebudayaan lokal di lingkungan masing-masing. Anak kita Muaziri mengangkat topik tentang Tabuah,” jelas Ustadz Penggy Yunizal.

Menurutnya, topik yang dipilih siswanya menuai decak kagum dari para juri karena dinilai tak biasa.

“Tabuah itu sekarang banyak yang tak tahu. Tabuah disimpan di gudang dan dibiarkan lapuk begitu saja. Padahal tabuah adalah infentaris penting dalam tradisi adat Minangkabau,” jelas Penggy.

Guru bahasa Inggris ICBS yang akrab disapa “Mr Zal” ini mengaku sangat matang dalam mempersiapkan para siswanya yang ikut ajang FSL2N. Tidaknya penguasaan materi dan wawasan, para siswa terkadang diajak langsung ke beberapa tempat bersejarah untuk mengenalkan kebudayaan Minangkabau lebih dalam.

“Mereka kita bawa ke rumah puisi Taufik Ismail di Padang Panjang. Di sana kita kenalkan mereka dengan kebudayaan dan adat istiadat Minangkabau. Anak-anak kita juga dilatih oleh Bapak Andri Sandra, seorang maestro puisi,” jelas Mr Zal.

Dengan sumbangan juara dari siswa SMP-IT ICBS tersebut menjadikan Kota Payakumbuh menduduki peringkat Juara Umum Dua setelah Kota Padang.

“Anak-anak kita sudah bertanding dengan segenap kemampuannya. Kita berikan mereka apresiasi sebesar-besarnya atas jerih payah mereka yang membanggakan ini,” pungkas Mr Zal.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*