Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Advertisements
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Menangkap Anggota OPM

Papua, PADANG-TODAY.com-Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS yang berkedudukan di daerah Bompay Distrik Waris Kabupaten Keerom Papua yang dipimpin oleh Letda Inf Ibrahim, telah menangkap seorang anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), Kamis (11/6).

Tepat pukul 10.35 WIT di depan Pos Bompay Distrik Waris Kab. Keerom saat anggota Pos Bompay melaksanakan kegiatan sweeping darat, kemudian lewat satu unit mobil taksi jenis Kijang Kapsul berwarna merah maron Nopol DS 1902 AE yang dikemudikan oleh Sdr. Nasir umur 44 tahun, suku Bugis, agama Islam, alamat Koya Timur, yang melintas di depan Pos Bompay, lalu mobil tersebut dihentikan oleh anggota pos dan setelah itu dilakukan pemeriksaan terhadap mobil dan para penumpangnya.

Saat mobil dan penumpangnya satu persatu diperiksa oleh anggota pos, ada satu orang yang menunjukkan perilaku mencurigakan dan tidak mau diperiksa, namun setelah dipaksa akhirnya yang bersangkutan mau untuk diperiksa, dalam pemeriksaan itu diperoleh data tentang nama Danyel Menggete dari kartu identitas berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) warga Negara Republik Papua Barat yang berlambangkan Bintang Kejora dan KTA (Kartu Tanda Anggota) OPM di dalam tas sandang Danyel Menggete

Dari hasil interogasi diperoleh informasi bahwa nama masyarakat tersebut adalah Danyel Menggete (umur 29 tahun, pekerjaan pendulang emas, agama Kristen Protestan, suku Menggete, alamat Kampung Dubu Distrik Senggi Kab. Keerom). Danyel Manggete mengaku sebagai anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), Danyel Menggete mengaku bahwa KTA OPM dibuat oleh ibu Charce umur 35 tahun, alamat Geyem Kab. Jayapura, Danyel Manggete mengaku anak buah dari pimpinan OPM a.n. Yance Hemning umur 50 tahun, agama Kristen protestan.

Danyel Menggete mengaku bahwa Sdr. Yance Hemning masih hidup dan sekarang berada di daerah Geyem Kab. Jayapura, Danyel Manggete menuju ke Jayapura bertujuan untuk mengantar kakak sepupu atas nama Yance Tri (umur 36 tahun, pekerjaan petani, agama Kristen, alamat Kampung Dubu Distrik Senggi Kab. Keerom) yang akan berkunjung ke rumah rekan atas nama Makmur Ustas umur 50 tahun, pekerjaan pengusaha kayu, agama Islam, alamat waena Kab. Abepura

Setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh anggota Pos Bompay dan didapatkan keterangan serta barang bukti, Danyel Menggete diserahkan ke Satgas Bantuan, selanjutnya diserahkan kepada Polsek Waris beserta barang bukti dan disertai dengan selembar bukti penyerahan.

Menurut Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/YS Letkol Inf Arief Hidayat, S.I.P bahwa perlu ditingkatkan kegiatan sweeping darat khususnya di wilayah Kab. Keerom dan Pegunungan Bintang, untuk mencegah dan membatasi ruang gerak simpatisan kelompok OPM.

Agar lebih dipertegas dan ditegakkan tentang aturan hukum yang berlaku terutama bagi kelompok OPM yang tertangkap di wilayah perbatasan RI-PNG demi keamanan dan keselamatan masyarakat yang berada di Papua serta untuk Satgas Pamtas RI-PNG berikutnya, agar dapat diberikan dukungan berupa alat pendeteksi senjata, munisi dan bahan peledak guna mendukung kelancaran tugas di wilayah perbatasan RI-PNG.(rel/Penrem 032/Wbr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*