Sekda Benni Warlis Sidak, PKL Payakumbuh Direlokasi ke Terminal Angkot

Sekda H Benni Warlis sidak

Sekda H Benni Warlis sidak

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Relokasi pedagang kaki lima ke terminal Sago di pertokoan blok timur, berjalan dengan baik, tertib dan lancar. Seluruh PKL yang selama ini berjualan di beberapa titik di kawasan pasar, sejak Senin (1/2) hingga beberapa hari ke depan,  sudah menempati terminal angkutan kota,  sebagai lokasi baru buat PKL dimaksud menjalani aktivitasnya.

Pemindahan PKL ke terminal angkot itu, akan berlangsung selama tiga hari ini. Bagi PKL yang masih menyiapkan kios dan lapak PKL-nya, masih diberi toleransi untuk mempercepat menyiapkan kios dan lapak-lapaknya. Pemindahan PKL ke lokasi yang baru, sudah menjadi harga mati. Karena sosialisasi relokasi PKL ini sudah dilakukan sejak setahun lalu, jelas Sekdako Payakumbuh Benni Warlis didampingi Kadis Koperindag Dahler, Senin.

Dikatakan, relokasi PKL itu, tidak akan menimbulkan persoalan lagi. Karena, sudah dilakukan pertemuan dengan para perwakilan pedagang beberapa kali oleh pemko.  Dalam pertemuan terakhir, pekan kedua Januari lalu,perwakilan pedagang yang dipimpin  Ketua APKL H. Nursyirwan, Ketua IP3 H. Esa Musardanil, Ketua Organda Amri,  Ketua SPSI Basril Abas, sepakat untuk pindah ke terminal angkot.

Malahan waktu itu, kata sekdako,  pengurus APKL, IP3 dan Organda,    meminta  pemko,  menjamin  lokasi yang ditinggalkan PKL tidak ditempati oleh PKL baru.  “Kita akan siap mengamankan lokasi lama yang ditinggal PKL, tidak ditempati PKL baru,” tegas Sekdako.

Kadiskoperindag Dahler pun, menjamin, pihaknya bersama  mitra kerjanya, seperti Dishubkominfo, Satpol PP dan petugas kepolisian dan TNI yang tergabung dalam tim pemindahan, akan mengamankan daerah yang ditinggal PKL. “Pokoknya, tak ada lagi PKL yang berada di jalan-jalan dan gang di kawasan pasar, terutama daerah yang steril dari PKL,” tegas Dahler.

Dalam catatan Diskoperindag, tercatat lebih kurang 150 PKL yang akan direlokasi ke terminal angkot. Mereka selama ini, menempati gang-gang di kawasan pasar bertingkat blok barat dan blok timur. Seperti di leretan Toko Mas Rambuti, leretan Toko Mas Tinggi, leretan gang Gumarang. Kemudian, sejumlah  pedagang buah yang menempati pertigaan Jalan Sutan Usman, di depan RM Asia Baru, juga ikut dipindahkan ke pasar buah lama.

Lokasi pasar buah lama, di pinggir Jalan A. Yani itu, yang kini banyak ditempati PKL pakaian dan lainnya,   benar-benar dikhususkan buat pedagang buah. Pemko tak akan membiarkan lagi pedagang buah berjualan di pinggir jalan atau di perempatan jalan dalam kota ini, simpulnya.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*