Semangat Ikuti Barzah Meski Tantangan Sikon

PADANG–Bunyi bising para pekerja rekonstruksi bangunan Masjid Nurul Ilmi Universitas Andalas, tak mematahkan semangat 42 mahasiswa mengikuti Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah pada Minggu (22/11).

Advertisements

Bertempat di dalam Masjid yang tengah diperbaiki, pelatihan dihiasi bunyi ketok palu, mesin potong besi, dan gergaji para pekerja. Namun para mahasiswa asal berbagai jurusan ini tetap khidmat mengikuti materi yang disajikan Corps Dai Dompet Dhuafa Singgalang, Ustadz Imam Mashroni. Tak hanya itu, rintik gerimis turut menyirami area kampus sehingga membuat area Masjid tak begitu ramai dari lalu lalang mahasiswa.

“Persiapan menghadapi kematian, baik untuk keluarga maupun tetangga mutlak mesti kita miliki. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan tiga hal yang harus disegerakan. Yakni shalat jika telah tiba waktunya, jenazah apabila telah hadir, dan wanita apabila telah ada calon suami. Jadi jangan sampai saat ada si mayit, kita malah menunggu bahkan sampai berhari-hari karena merasa tak ada tokoh agama yang bisa menyelenggarakan jenazah tersebut,” tutur Ustadz Imam.

Acara diadakan bekerjasama dengan (Islamic Solidarity of Agricultural Technologi (ISAT), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas, selaku panitia pelaksana. Start pada pukul 13.30 WIB, acara berlangsung hingga diakhiri gema Adzan pertanda waktu Ashar telah masuk.

“Tujuan kami mengangkat acara ini karena minimnya pengetahuan masyarakat umum dalam hal penanganan jenazah. Dari persiapan, kami menyebar undangan untuk di lingkup dalam kampus, sayang yang hadir belum maksimal mungkin faktor cuaca yang kurang bagus, namun terimakasih atas transfer ilmu yang telah diberikan oleh pihak Dompet Dhuafa Singgalang, sehingga kami mengetahui bagaimana tata pelaksanaan penyelenggaraan jenazah dari awal hingga akhir,” pungkas Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Fariz Arfan.
(n/admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*