Sempurna, Semen Padang Geser Bhayangkara

DSC_0555PADANGTODAY.COM -Tekad Semen Padang untuk menyapu bersih semua laga kandang putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, terwujud, setelah dalam laga yang di tubuh di Stadion Agus Salim, Jumat (12/8), Hengki Ardiles dkk sukses mengatasi perlawanan Bhayangakara Surabaya United 2-1 (1-0).

Dua gol Semen Padang dalam laga ini dipersembahkan Marcel Sacramento menit ke 24 dan Irsyad Maulana menit ke 61. Sedangkan satu gol Bhayangkara dipersembahkan Thiago Dos Santos menit ke 73.

Dengan kemenangan ini, Semen Padang menggeser posisi Bhayangakara Surabaya United di posisi keempat klasemen sementara TSC dengan meraih poin 26 atau sama dengan raihan Bhayangkar, namun Kabau Sirah unggul selisih gol.

“Kita Sangat bersyukur dengan hasil ini. Target kita bisa terwujud, di mana para pemain mampu menyapu bersih, poin di laga kandang ini. Mudah-mudahan hasil ini bisa berlanjut di partai berikutnya,” ujar Pelatih Semen Padang Nilmaizar usai pertandingan.

Laga antara Semen Padang dengan Bhayangkara berlangsung keras. Buktinya, wasit asal Bekasi Nusur Fadillah mengeluarkan tujuan kartu kuning, masing-masing tiga untuk Semen Padang dan empat untuk Bhayangkara.

Salah satu pemain Semen Padang yang mendapat kartu kuning, pencetak gol terbanyak Kabau Sirah, Marcel Sacramento. Dengan hukuman ini, pemain asal Brazil dipastikan absen saat Semen Padang melakoni laga tandang menghadapi Mitra Kukar, 22 Agustus.

Terlepas dari kartu kuning ini, Marcel Sacramento, penampilan para pemain Semen Padang sangat menjanjikan. Sejak kick-off, Kabau Sirah langsung menekan pertahanan Bhayangkara. Beberapa peluang berhasil tercipta. Puncaknya terjadi di menit ke-24. Marcel yang lepas dari pengawalan lini belakang Bhayangkara berhasil melesatkan gol, setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Nur Iskandar yang gagal diantisipasi penjaga gawang Bhayangkara Wahyu Tri Nugroho.

Terkejut gol Semen Padang itu, para pemain mencoba mengambil kendali serangan. Namun, strategi itu tidak banyak membantu, karena disiplinnya lini belakang Kabau Sirah menjaga daerahnya hingga turun minum usaha keras para pemain Bhayangkara untuk membalas gol Semen Padang tidak terwujud.

Di babak kedua, Semen Padang yang belum aman dengan keunggulan 1-0, kembali mengambil kendali serangan. Usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.

Melihat kondisi itu, Semen Padang melakukan perubahan dengan lebih memaksimalkan sektor sayap untuk melakukan tekanan. Strategi Semen Padang ini sangat ampuh. Buktinya, Semen Padang mampu menambah keungggulan berkat gol Irsyad Maulana menit 61, setelah memanfaatkan umpan matang Nur Iskandar.

Unggul 2-0, Semen Padang menurunkan volume serangannya. Kondisi itu dimanfaatkan para pemain Bhayangkara untuk melakukan tekanan. Usah keras para pemain cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang dan pada menit je-73, Bhayangkara mampu memperkecil ketertinggalan berkat gol, pemain asingnya, Thiago Dos Santos, setelah memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Kabau Sirah Rivky Mokodompit.

Termotivasi dengan gol itu, Bhayangkara makin meningkatkan gempuranya. Namun kali ini, strategi itu mampu dibaca para pemain Semen Padang dan hingga laga berakhir kedudukan 2-1 untuk keunggulan Semen Padang tetap bertahan.

“Para pemain kami sudah berjuang. Semen Padang memang tim kuat. Kami kalah pengalaman dan Mereka layak memenangkan pertandingan ini,” ujar Pelatih Bhayangkara Ibnu Grahan. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*