Sepakbola Porprov, Dharmasraya Rebut Emas Bergengsi

 

Eksekusi pinalti Iffan Ridho saat menjadi algojo pada tendangan pinalti final Porprov 13.

Eksekusi pinalti Iffan Ridho saat menjadi algojo pada tendangan pinalti final Porprov 13.

DHARMASRAYA,PADANGTODAY.COM-Tim Sepakbola tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sumbar, Kabupaten Dharmasraya berhasil merebut emas bergensi Multieven olahraga terbesar di Ranah Minang ini, setelah dalam laga puncak di Stadion Utama Mauli Mulawarman Kabupaten Dhramsraya, Jumat (26/12) berhasil mengatasi perlawanan Pasaman Barat (Pasbar) 4-3 (1-1) lewat adu penalti.

Keberhasilan Dharmasraya meraih emas sepakbola menjadi sejarah baru bagi kabupeten pemegaran ini, soalnya selama keikut sertan Dharmasraya di Porprov ini, tim sepakbola mereka jarang meraih prestasi. “Ini prestasi yang luar biasa, emas sepakbola ini menjadi gengsi tersendiri, karena olahraga ini merupakan olahraga kegemaran masyarakat. Kami sangat bangga dengan prestasi yang diukir para pemain ini,” ujar bupati Dhrmasraya Adi Gunawan usai pertandingan.

Laga puncak cabang olahraga sepakbola yang mempertemukan tuan rumah Dharmasraya dengan Pasbar berlangsung sangat menarik. Sejak kick off kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari penonton yang memadati Stadion Utama Dharmasraya mencoba mengambil kendali serangan. Usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.

Sementara Pasbar yang ingin membuat kejutan dalam partai final ini juga melakukan beberapa kali tekanan kepertahanan tuan rumah. Beberapa peluang pun berhasil tercipta, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu pun gagal menghasilkan gol.

Melihat kondisi ini, kedua tim melakukan perubahan, namun perubahan itu tidak banyak membantu. Buktinya, hingga turun minum kedudukan 0-0 tetap bertahan, meski beberapa peluang kembali mereka ciptakan.

Di babak kedua permainan semakin menarik. Kedua tim kembali melakukan jual beli serangan. Namun tuan rumah dikejutkan dengan gol Pasbar di menit ke-76 lewat aksi penyerang Pasbar Septian Gio Putra.

Terkejut dengan gol Pasbar itu, para pemain Dharmasraya makin meningkatkan gempurannya, usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Puncaknya terjadi beberapa menit jelang waktu normal berakhir. Penyerang lincah tuan rumah dijatuhkan dalam kotak oleh pemain belakang Pasbar. Wasit yang berdiri tepat di lokasi kejadian langsung menunjuk titik putih.

Keputusan wasit memberikan penalti kepada tuan rumah ini sepat diprotes para pemain Pasbar. Namun, wasit tetap kepada keputusannya memberikan penalti kepada tuan rumah. Pemain tengah Dharmasraya Ivann Ridho yang dipercaya sebagai algojo, sukses menjalankan tugasnya. Satu menit setekah gol Ivan ini, pertandingan pun berakhir dalam kedudukan 1-1.

Sesuai kesepakatan kedua tim dan panitia pertandingan, maka pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Empat dari lima algojo yang disiapkan tuan rumah sukses menjalankan tugasnya. Sedangkan Pasbar hanya mampu melesatkan tiga gol. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*