Sepuluh Kecamatan Dilanda Banjir, BPBD-PK Bergerak Cepat

BPBD-PK bergerak cepat mengevakuasi korban banjir. Korban terendam dievakuasi ke tempat lebih tinggi.

BPBD-PK bergerak cepat mengevakuasi korban banjir. Korban terendam dievakuasi ke tempat lebih tinggi.

Advertisements

Padang, PADANG-TODAY.com-Usai diguyur hujan lebat dan naiknya permukaan air di beberapa wilayah, Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang bergerak cepat mengevakuasi korban banjir pada Kamis (16/6) malam. Hujan lebat dengan intensitas tinggi lebih dari 300 milimeter membuat banjir di sejumlah tempat.

Kepala BPBD-PK Kota Padang melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Sugana, menyebut bahwa hujan deras sepanjang malam membuat banjir di sepuluh kecamatan di kota Padang.

“Dari sebelas kecamatan di Padang, sepuluh kecamatan dilanda banjir. Hanya Pauh yang tidak tersentuh banjir,” terangnya, Jumat (17/6) siang.

Seluruh personil BPBD-PK bergerak cepat mengevakuasi korban banjir. Korban terendam dievakuasi ke tempat lebih tinggi.

“Malam itu kami mengevakuasi seluruh korban di sejumlah titik,” ungkap Sugana.

Titik yang dievakuasi di antaranya yakni Jondul, Pampangan, Ampalu, Arai Pinang, Tabing Banda Gadang, Tunggul Hitam, RS Sitti Rahmah Air Pacah, Seberang Padang, serta Seberang Palinggam. Dalam evakuasi itu, BPBD-PK menerjunkan sejumlah alat seperti perahu karet dan kendaraan.

“Total sebanyak 30 perahu karet mengevakuasi korban banjir pada malam itu,” kata Sugana.

Sugana merinci, perahu karet tersebut tidak seluruhnya milik BPBD-PK Kota Padang. Akan tetapi juga bantuan dari kabupaten dan kota tetangga. Termasuk bantuan dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal).

“Kita hanya menurunkan 7 perahu karet, sedangkan yang lain dari bantuan daerah tetangga serta Lantamal,” tuturnya.

Pada hari itu juga BPBD-PK Padang menerjunkan bantuan kepada korban banjir. Bantuan berupa selimut, terpal dan tikar langsung dibagikan.

“Lebih kurang 100 paket bantuan kita terjunkan ke lokasi banjir,” sebut Sugana.

Selain banjir, longsor dan pohon tumbang juga terjadi di Padang. Longsor sempat memutus jalur Padang-Painan. Longsor terjadi Kamis malam sekira pukul 20.00 WIB.

“Malam itu juga kami berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumbar,” terang Sugana.

Setelah melakukan koordinasi, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Barat menerjunkan eskavator untuk membersihkan material yang menutup jalan.

“Sekitar Jumat (17/6) subuh jalur Padang-Painan sudah dapat dilalui,” ungkap Sugana.

Pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik di Kota Padang. Personil BPBD-PK juga memgevakuasi pohon tumbang tersebut.

“Sebanyak 12 pohon ikut tumbang dalam hujan disertai badai pada malam Kamis. Hingga kini kami masih menghitung total kerugian akibat bencana ini,” tutupnya menjelaskan.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*