Sidang Praperadilan Udar Pristono Digugurkan Hakim Tunggal

Ilustrasi

Advertisements

Ilustrasi

PADANGTODAY.COM – Sidang praperadilan Udar Pristono terkait dugaan pengadaan bus transjakarta digugurkan hakim tunggal Hendryani Effendi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Kuasa hukum Udar Tonin Tachta Singarimbun menuding hakim tidak memiliki rasa keadilan.

“Jadi hari ini kita berduka. Orang-orang hukum harus berduka, di mana tempat yang harusnya kita mencari keadilan di tangan hakim, tapi tidak ada. Tadi jelas dikatakan, karena pasal 82 ayat 1 d, tapi dia tidak bacakan. Sekarang bilang gugur, tapi posisinya Pristono tidak pernah ditahan karena pengadaan Busway,” papar Tonin usai sidang di PN Jaksel, Senin (13/4).

Bagi Tonin, jika dirinya adalah ketua Mahkamah Agung, maka dia akan langsung memecat Hendryani. Dia juga menuding majelis hakim kongkalikong dengan pihak penyidik.

Saat ditanya langkah hukum selanjutnya, Tonin mengatakan bahwa mereka sudah lelah. “Sudah capek. Pak Pristono sudah siap jadi martil untuk hukum yang dzalim ini. Hukum Pak Pristono seratus tahun sekalian,” katanya.

Pihaknya juga mengatakan kalau dari minggu lalu sudah mengetahui bahwa praperadilan ini akan digugurkan. “Dari minggu kemarin, kami sudah tahu kalau ini akan digugurkan. Karena sebagai pengacara kami punya institusi,” tutup Tonin.

Sebelumnya, usai diskors lebih dari 20 menit, sidang praperadilan tersangka kasus dugaan korupsi atas pengadaan bus Transjakarta dilanjutkan. Sidang Udar Pristono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) resmi digugurkan oleh hakim tunggal Hendryani Effendi.

“Menimbang bukti dari pihak termohon III dan IV, pengadilan memutuskan praperadilan Udar Pristono menjadi gugur. Pengadilan tidak perlu mempertimbangkan bukti surat dari pemohon karena tidak relevan lagi,” ujar hakim Hendriyani di ruang sidang PN Jaksel, Senin (13/4).

Berdasarkan keterangan yang dibacakan hakim, bukti-bukti yang dimaksud adalah fakta pelimpahan pokok perkara Udar yang merupakan terdakwa korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta. Keputusan tersebut pun menutup rangkaian sidang praperadilan Udar.

(eko/uil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*