Sikapi Prostitusi di Payakumbuh, Henny Riza Falepi: Semoga Pertama dan Terakhir

Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza falepi bersama Kapolresta AKBP Yuliani, SH, memberikan vaksinasi polio kepada seorang balita, dalam acara PIN di Kelurahan Sungai Durian Latina

Dr. Henny Riza Falepi

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi memberikan apresiasi yang tinggi pada Polres Payakumbuh yang telah berhasil membongkar kasus dugaan prostitusi anak di kota Payakumbuh.

Henny mengaku siap memberikan dukungan moral kepada pihak Polres Payakumbuh untuk membongkar kasus ini hingga ke akar-akarnya.

“Kalau ini benar, kita harus usut tuntas, sampai ke akarnya. Semoga ini menjadi yang pertama dan terakhir,” ujar Henny via telepon pada Selasa (2/8).

Meski begitu, Henny sangat menyesali tindakan asusila tersebut bisa terjadi di Kota Payakumbuh. Keberadaan kasus ini diartikan Henny sebagai kelalaian para orang tua, bahkan Pemko Payakumbuh sendiri dalam menjalankan amanat UUD 1945 pasal 28B ayat 2. Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

UU tersebut menyiratkan anak adalah aset masa depan. Anak seharusnya dibimbing, diarahkan, dijaga, dirawat dan dididik secara baik. Anak seharusnya dilindungi, baik dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi. Prostitusi anak, menurut Henny, jelas sebuah kejahatan terhadap anak yang harus dihapuskan.

Karena itu, Henny mengajak seluruh masyarakat Kota Payakumbuh untuk peduli dan mengawasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Henny mengimbau siapa pun yang mengetahui hal serupa untuk tidak segan-segan melaporkannya kepada pihak kepolisian atau informasikan langsung kepada P2TP2A.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*