Sinergi Kebijakan, Fadly Amran-Mardiansyah Raih Nirwasita Tantra dari KLHK

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran dan Ketua DPRD Padangpanjang Mardiansyah raih penghargaan green leadership Nirwasita Tantra.

Padangpanjang, TODAY—Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengganjar penghargaan Nirwasita Tantra 2019 kepada Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Ketua DPRD Mardiansyah A.Md, atas kebijakannya yang peduli terhadap lingkungan hidup.

Advertisements

Duo eksekutif dan legislatif itu, meraih peringkat pertama Green Leadership “Nirwasita Tantra” kategori kota kecil yang diserahkan secara virtual Menteri KLHK, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc, Senin (21/12) di Jakarta. Turut menyaksikan lewat zoom meeting di Balaikota, Asisten II Iriansyah Tanjung, SE, M.Si, Kepala Dinas Perkim LH, Wita Desi Susanti, ST dan pejabat terkait lainnya.

Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan kementerian tersebut. Hal ini suatu pencapaian yang tidak mudah tanpa adanya peran serta banyak pihak dalam komitmen kepedulian terhadap lingkungan. Kerja keras semua pihak, dikatakannya merupakan kunci utama berjalannya kebijakan yang dilahirkan pemerintah.

“Rasa syukur tentu tidak henti-hentinya kita ucapkan, karena untuk kesekiankalinya Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang dianugerahi penghargaan tingkat nasional. Meski ditengah situasi wabah, Alhamdulillah di penghujung tahun 2020 ini, berkat kesamaan persepsi Pemko bersama DPRD dalam membuat kebijakan pembangunan, kembali berbuah manis berupa penghargaan tertinggi tingkat nasional dalam kategori kecil,” ujar Wako Fadly melalui selularnya.

Wako Fadly juga mengaku disadari sepenuhnya bahwa kegiatan pembangunan, apalagi yang bersifat fisik dan berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya alam jelas mengandung resiko terjadinya perubahan ekosistem. Selanjutnya perubahan tersebut akan mengakibatkan dampak, baik yang bersifat negatif maupun yang positif. Karena itu disebutkannya, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan selain berwawasan sosial dan ekonomi juga berwawasan lingkungan.

Pemko bersam DPRD Padangpanjang dalam pertimbangan lain yang mendorong dipadukannya lingkungan dan pembangunan adalah keprihatinan terhadap kemampuan lingkungan untuk menopang pembangunan secara berkelanjutan. Pembangunan yang dibiarkan terus berjalan dengan merusak lingkungan, justeru mengancam kelangsungan pembangunan itu sendiri.

“Hal ini tentu juga mengganggu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan generasi masa depan. Dengan demikian, kemampuan sumberdaya alam dan lingkungan dalam menopang proses masa depan perlu dilestarikan. Hal ini merupakan kesimpulan penting untuk melahirkan konsep “pembangunan berkelanjutan” yang kami lakukan secara bersama-sama dengan teman-teman di DPRD,” ucap Fadly.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua DPRD Padangpanjang, Mardiansyah menyebut jajaran legislatif sangat berkomitmen mendorong dan memberikan penguatan terhadap kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup. Salah satunya dibuktikan dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (PPLH) pada 2019 lalu.

” Perda ini mengatur kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup seperti pengelolaan limbah, pengujian udara, penanggulangan sampah,serta alih fungsi lahan. Alhamdulillah perhatian kita  terhadap lingkungan, diapresiasi Kementerian KLHK,” sebut Mardiansyah.

Dikatkaannya juga, pembangunan yang berwawasan lingkungan merupakan upaya sadar dan terencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup manusia.

“Terlaksananya pembangunan berwawasan lingkungan dan terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana merupakan tujuan utama pengelolaan lingkungan hidup. Pembangunan yang berkelanjutan sangat berkaitan erat dengan program, kebijakan pengelolaan lingkungan hidup,” tegas pilitisi PAN tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Padangpanjang, Wita Desi Susanti, mengatakan penghargaan Nirwasita Tantra itu diberikan  karena kepemimpinan Walikota Fadly Amran dan Ketua DPRD Mardiansyah dinilai berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

“Kebijakan tersebut juga mencakup inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespon faktor penyebab, tekanan, status dan dampak lingkungan. Keseluruhan hal tersebut, dituangkan dalam Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD),” papar Wita.

Disebutkannya, DIKPLHD merupakan media data, informasi yang dapat dimanfaatkan untuk memotret kondisi lingkungan (state), permasalahan utama (pressure), yang dapat dimanfaatkan untuk menentukan kebijakan dan atau program prioritas (response) daerah dalam mengelola lingkungan hidup. Kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dapat menerapkan Green Leadership untuk mewujudkan kebijakan dan program daerah yang holistik, sehingga kebijakan maupun program akan lebih terintergrasi yang akan bermuara kepada percepatan perbaikan kualitas lingkungan hidup.

 “Nirwasita Tantra adalah penghargaan dari pemerintah yang diberikan kepada kepala daerah atas kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan dan/atau program kerja sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya,” jawab Wita atas penghargaa yang diraih Pemko dan DPRD Padangpanjang itu.

4 Penghargaan

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran juga mengungkap di penghujung tahun 2020, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang masih terus diberkahi beragam prestasi setingkat nasional dan provinsi. Setidaknya pada Desember ini, kota kecil berjuluk Serambi Mekkah dianugerahi sebanyak 4 penghargaan dengan tiga diantaranya capaian prestasi tingkat nasional dan satu lainnya tingkat provinsi.

Selain penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diterima Walikota dan Ketua DPRD Padapanjang, pemerintah daerah berhawa sejuk itu juga baru saja menerima penghargaan Kota Sangat Inovatif dari Innovative Government Award (IGA) 2020 dan penghargaan penyelenggaraan pemerintah dengan Status Kinerja Sangat Tinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Alhamdulillah besok (hari ini), kita juga dianugerahi KPID Award Sumbar 2020 sebagai kepala daerah yang memberikan perhatian, kepedulian dan mendorong kemajuan dunia penyiaran melalui program literasi, serta penguatan sinergi Pemko dengan lembaga penyiaran lokal,” beber Wako Fadly Amran sembari menyampaikan apresiasi untuk peran aktif semua pihak yang berbuah manis sederetan capaian prestasi kota kecil itu. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*