SKPD Dihimbau Tingkatkan Soliditas

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Guna mencapai target pembangunan dan terselenggaranya pemerintahan yang diharapkan sesuai dengan visi misi, seluruh jajaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) harus lebih maksimal.

Advertisements

Mawardi mengatakan berbagai langkah dan upaya yang dilakukan selama 2014, cukup berat karena selain menyelesaikan tunggakan 2013 juga menyusun perencanaan hingga 2015 demi tercapainya realisasi yang maksimal pada 2016 mendatang. Karena itu diharapkannya, satuan kerja di lingkungan Pemko Padangpanjang dihimbau untuk meningkatkan soliditas ke luar dan dalam.

“Soliditas ini sangat penting untuk dibangun setiap instansi satuan kerja. Baik itu internal SKPD terkait, maupun lintas instansi berupa sinkronisasi program kegiatan. Hanya dengan sikap kooperatif antar SKPD, capaian kinerja yang maksimal dapat diwujudkan,” tutur Mawardi.

Terjalinnya soliditas di segenap jajaran satuan kerja, dikatakannya sebagai tonggak utama terwujudnya Padangpanjang yang AMANAH hingga 2018 mendatang. Pencapaian harapan bersama itu, diharapkan dapat diwujudkan dengan proses yang bersih dan transparan dalam setiap kegiatan dan kebijakan. Baik dilingkungan pemerintah dan masyarakat.

“Tujuan tersebut terwujud baik apa bila telah terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, seperti sandang pangan, pendidikan minimal SLTA, layanan kesehatan maksimal dan penyempurnaan infrastruktur,” sebut Wawako Mawardi.

Terkait dengan program kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, selain memastikan seluruh anak-anak usia sekolah mendapatkan haknya juga dibarengi dengan upaya bersama peningkatan mutu pendidikan sekolah negeri dan swasta melalui konsep maju bersama. “Hanya dengan prinsip kebersamaan, harapan dan tujuan tersebut dapat diwujudkan,” ujarnya.

Demikian juga halnya pelayanan kesehatan yang diberikan terhadap masyarakat Padangpanjang, pemerintah terus melakukan penyempurnaan. Selain keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang representatif, kebijakan pemerintah memastikan layanan kesehatan sejak dini bagi masyarakat. Seperti adanya Poskeskel, Pustu dan Puskesmas yang komit menjaga agar stabilitas kesehatan masyarakat.

“Melalui maksimalisasi program kesehatan tersebut, pasien RSUD terbukti lebih didominasi warga luar Padangpanjang, yakni sekitar 55 persen. Ini menandakan bahwa warga kita tidak ingin sakit dan telah memanfaatkan layanan kesehatan sedini mungkin,” pungkas Mawardi sembari menyebut salah satu upaya penyempurnaan infrastruktur yakni proses pembangunan pasar yang segera akan menjawab kegundahan masyarakat. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*